Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Refleksi Perjuangan Ulama dan Pahlawan: Ziarah Siswa MAN 1 Way Kanan Kampus 2 Menyambut Hari Santri Nasional

Senin, 20 Oktober 2025 MAN 1 Way Kanan
Refleksi Perjuangan Ulama dan Pahlawan: Ziarah Siswa MAN 1 Way Kanan Kampus 2 Menyambut Hari Santri Nasional
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan

Way Kanan, MAN 1 (Humas). Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional dan merenungi jasa para pahlawan, Koordinator MAN 1 Way Kanan Kampus 2, Yasdi Tohru, mengajak para siswa untuk melakukan ziarah ke makam tokoh pejuang lokal di wilayah sekitar Bumi Agung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin pagi, 20 Oktober 2025, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para ulama dan pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan serta menegakkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Ziarah makam ini diikuti oleh perwakilan siswa kelas X, XI dan XII, guru pendamping, serta staf tata usaha. Prosesi diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama di makam, kemudian dilanjutkan dengan tausiah singkat yang disampaikan oleh Yasdi Tohru. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa santri dan pejuang pada masa lalu telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk jati diri bangsa, sehingga generasi muda wajib meneruskan perjuangan tersebut dalam bentuk yang relevan di era kini.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh khidmat dan tertib. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat mendengarkan kisah-kisah perjuangan tokoh lokal yang diceritakan langsung oleh warga sekitar. Selain sebagai refleksi sejarah, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang religius, nasionalis, dan peduli terhadap warisan budaya serta perjuangan bangsa.

Melalui kegiatan ziarah ini, MAN 1 Way Kanan Kampus 2 ingin menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dan spiritualitas dalam menyambut Hari Santri. Dengan mengenang jasa pahlawan dan ulama, siswa diharapkan mampu meneladani semangat juang, keikhlasan, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan sehari-hari. Ziarah bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk edukasi historis dan religius yang bermakna mendalam bagi generasi penerus bangsa. (Joe)

Editor : Fadilah