Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Riset Disertasi S3, Kepala Bapenda Way Kanan Teliti Pendidikan di MAN 1 Way Kanan

Kamis, 21 Agustus 2025 MAN 1 Way Kanan
Riset Disertasi S3, Kepala Bapenda Way Kanan Teliti Pendidikan di MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan

Way Kanan, MAN 1 (Humas). Kepala Dinas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Nuryadin  melaksanakan kegiatan riset lapangan dalam rangka penyusunan disertasi program doktoral (S3) di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Kegiatan ini berlangsung di MAN 1 Way Kanan dan menjadi bagian dari penelitian ilmiah yang mendalam untuk mendukung kajian akademik beliau. Kunjungan ini tidak hanya sebagai bentuk kewajiban akademis, tetapi juga sebagai upaya untuk menggabungkan perspektif kebijakan publik dengan pendekatan ilmiah di bidang pendidikan dan manajemen publik.

Dalam kunjungan tersebut, Nuryadin melakukan observasi langsung serta pengumpulan data primer melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada guru, siswa, dan pihak manajemen madrasah. Fokus utama riset disertasinya berkaitan dengan efektivitas tata kelola lembaga pendidikan berbasis spiritualitas dan integritas birokrasi, sebuah topik yang relevan dengan perannya sebagai pejabat publik sekaligus akademisi. MAN 1 Way Kanan dipilih sebagai lokasi penelitian karena karakteristiknya yang representatif dalam pengembangan model pendidikan berbasis nilai.

Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili beserta jajaran menyambut baik kegiatan ini dan memberikan dukungan penuh selama proses penelitian berlangsung. Mereka berharap hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata tidak hanya untuk pengembangan akademik peneliti, tetapi juga untuk kemajuan institusi pendidikan di daerah. Kehadiran seorang kepala dinas yang juga aktif dalam dunia akademik dianggap sebagai contoh inspiratif bagi ASN dan pendidik di lingkungan Way Kanan.

Riset ini diharapkan menjadi salah satu landasan ilmiah dalam penyusunan kebijakan yang lebih humanis, berbasis data, dan memperhatikan nilai-nilai lokal. Dengan keterlibatan langsung tokoh birokrat dalam kegiatan ilmiah, seperti yang dilakukan oleh Nuryadin diharapkan terjadi sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan dalam menciptakan inovasi kebijakan yang berkelanjutan. (Joe)

Editor : Fadilah