Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Riya’ Merusak Nilai Pahala Amal Ibadah, Penyuluh Agama Islam KUA Buay Bahuga Sampaikan Tausiah

Jumat, 31 Oktober 2025 Humas Way Kanan
Riya’ Merusak Nilai Pahala Amal Ibadah, Penyuluh Agama Islam KUA Buay Bahuga Sampaikan Tausiah
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Buay Bahuga terus mengintensifkan pembinaan umat melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam. Kali ini, kegiatan digelar di Majelis Taklim Nurul Hidayah Kampung Sukadana dengan tema “Riya’, Merusak Nilai Pahala Amal Ibadah”, pada Jumat (31/10/2025).

Kegiatan yang diikuti jamaah majelis taklim tersebut berlangsung penuh antusiasme. Dalam tausiahnya, penyuluh agama Eko Suryanto menegaskan bahwa riya’ merupakan penyakit hati yang berbahaya karena dapat menghapus pahala ibadah. “Riya’ adalah sikap melakukan amal bukan karena Allah, tetapi karena ingin dilihat atau dipuji manusia. Padahal Allah tidak menerima amal yang tidak dilakukan dengan ikhlas,” jelasnya.

Eko menambahkan, amalan sekecil apa pun akan bernilai besar di sisi Allah jika dilakukan dengan niat yang tulus dan ikhlas. Sebaliknya, amal sebesar apa pun akan sia-sia apabila diniatkan untuk mencari pujian atau pengakuan dari manusia. Ia juga mengajak jamaah untuk selalu menjaga hati agar tidak terjebak dalam sikap riya’ yang dapat mengurangi makna ibadah.

Melalui penyuluhan ini, para jamaah diharapkan dapat semakin memahami pentingnya menumbuhkan keikhlasan dalam setiap amal, baik dalam ibadah ritual seperti shalat dan sedekah, maupun dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Nilai ikhlas, kata Eko, menjadi pondasi utama agar setiap perbuatan mendapat ridha Allah SWT.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin KUA Kecamatan Buay Bahuga dalam membina dan memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat. Melalui kegiatan penyuluhan semacam ini, KUA berharap dapat menumbuhkan kesadaran umat untuk beribadah dengan hati yang bersih, jauh dari sifat pamer, dan senantiasa mengutamakan keikhlasan. (Taufik/Afril/Fitria)

Editor : Fadilah