Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Satu Lagi Jamaah Haji Lampung Wafat di Tanah Suci, Kasminah Kusnan Halim Tutup Usia di Madinah

Jumat, 23 Mei 2025 Anggithya
Satu Lagi Jamaah Haji Lampung Wafat di Tanah Suci, Kasminah Kusnan Halim Tutup Usia di Madinah
Anggithya
Anggithya

Lampung (Humas) --- Duka kembali menyelimuti keluarga besar jamaah haji asal Provinsi Lampung. Seorang jamaah haji asal Kabupaten Lampung Timur atas nama Kasminah Kusnan Halim,  wafat di Madinah pada Kamis, 22 Mei 2025, pukul 20.43 Waktu Arab Saudi (WAS).

Almarhumah merupakan anggota Kloter 28, tergabung dalam Rombongan 10 Regu 39, dan berdomisili di Desa Rejomulyo, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur. Kasminah dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit King Salman, Madinah.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Erwinto usai melepas Pemberangkatan Jemaah Calon Haji (CJH) Kloter JKG 50 asal Kabupaten Lampung Barat, Mesuji, dan Kota Bandar Lampung, Jum'at (23/5) di Embarkasi Antara Provinsi Lampung.

"Berdasarkan keterangan resmi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, almarhumah wafat akibat komplikasi penyakit yang dideritanya, antara lain ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome), pneumonia, dekompensasi jantung, dan diabetes melitus tipe 2. Seluruh komplikasi tersebut menyebabkan gangguan pernapasan berat hingga akhirnya tidak tertolong," katanya.


Erwinto menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhumah Kasminah. Ia juga meminta seluruh masyarakat Lampung, khususnya keluarga dan kerabat di tanah air, untuk mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Atas nama Kementerian Agama Provinsi Lampung, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran,” ucap Erwinto.

Ia juga mengingatkan para jamaah lainnya agar senantiasa menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas kesehatan dan pembimbing ibadah yang menyertai. “Cuaca ekstrem dan aktivitas ibadah yang padat menjadi tantangan tersendiri bagi para jamaah. Untuk itu, kami mengimbau agar semua jamaah tidak memaksakan diri dan segera melapor jika merasa tidak enak badan,” pesannya.

Hingga saat ini, jumlah jamaah haji asal Lampung yang wafat bertambah menjadi dua orang. Kanwil Kemenag Provinsi Lampung terus memantau kondisi seluruh jamaah dan menjamin pelayanan serta perlindungan maksimal selama proses ibadah haji berlangsung.


Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, M. Ansori, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Kasminah. Ia menegaskan bahwa seluruh prosedur penanganan jamaah haji yang wafat telah dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari perawatan medis hingga proses pemakaman.

"Alhamdulillah, seluruh proses berjalan dengan lancar dan penuh penghormatan. Jenazah almarhumah dimakamkan di Madinah, sebuah tempat yang sangat mulia dan menjadi impian banyak umat Islam," ungkap Ansori.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia menjamin seluruh hak-hak jemaah yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji, termasuk badal haji oleh petugas haji, asuransi jiwa, dan santunan resmi.

“Pemerintah menjamin pelaksanaan ibadah haji almarhumah melalui mekanisme badal haji. Selain itu, jemaah yang wafat di Tanah Suci juga mendapatkan perlindungan asuransi,” tambahnya.

"Hingga hari ini, JCH Provinsi Lampung yang telah diberangkatkan berjumlah 6.285 orang," pungkasnya.(Anggithya/Abdul Aziz)