Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Sertifikasi Halal Dorong Kepercayaan Konsumen, Satgas Halal Lampung Serahkan Sertifikat ke RM Winda

Selasa, 11 Februari 2025 Anggithya
Sertifikasi Halal Dorong Kepercayaan Konsumen, Satgas Halal Lampung Serahkan Sertifikat ke RM Winda
Anggithya
Anggithya

Lampung Selatan, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung (Humas) --- Satuan Tugas Produk Halal Provinsi Lampung terus mendorong pelaku usaha kuliner untuk mengurus sertifikasi halal guna memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar kehalalan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Ketua Satgas Produk Halal Lampung, Marwansyah, menyerahkan sertifikat halal kepada Rumah Makan Winda di Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (11/2/2025).

Marwansyah menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar legalitas administratif, tetapi juga bentuk kepastian bagi konsumen, khususnya umat Muslim, dalam memilih makanan yang terjamin kehalalannya. “Kami mengapresiasi RM Winda yang telah mengurus sertifikasi halal. Ini menunjukkan bahwa pelaku usaha kuliner di Lampung semakin sadar akan pentingnya jaminan halal dalam produk mereka. Sertifikat ini juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap usaha mereka,” ujarnya.

Menurutnya, sertifikasi halal menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing usaha kuliner, terutama di daerah dengan mayoritas penduduk Muslim seperti Lampung. Dengan adanya label halal, pelaku usaha dapat memperluas pasar dan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Ia mengingatkan bahwa mulai Oktober 2024, sertifikasi halal telah menjadi kewajiban bagi semua produk makanan dan minuman. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau seluruh pelaku usaha untuk segera mengurus sertifikasi halal agar tidak mengalami kendala dalam pemasaran produk di kemudian hari. “Konsumen Muslim berhak mendapatkan jaminan kehalalan atas produk yang dikonsumsi. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha makanan dan minuman di Lampung untuk segera mengurus sertifikasi halal sebelum aturan ini diterapkan secara menyeluruh,” jelasnya.


Lebih lanjut, Marwansyah menyebutkan bahwa selain memberikan kepastian bagi konsumen, sertifikasi halal juga dapat meningkatkan daya saing usaha. Dengan label halal, kepercayaan masyarakat terhadap produk semakin meningkat, sehingga pelaku usaha dapat memperluas pangsa pasar. “Sertifikasi halal bukan hanya kewajiban, tetapi juga strategi bisnis yang dapat membuka peluang kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk hotel, katering, dan instansi pemerintah,” tambahnya.

Ke depan, Satgas Halal Lampung berkomitmen untuk terus mendorong lebih banyak usaha kuliner mendapatkan sertifikasi halal. Program sosialisasi dan pendampingan akan diperluas agar pelaku usaha lebih mudah memahami prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan.

“Harapan kami, seluruh pelaku usaha di Lampung dapat bersinergi dalam mendukung kebijakan halal ini. Dengan begitu, kita tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga berkontribusi dalam menjadikan Lampung sebagai daerah unggulan dalam sektor kuliner halal,” tutupnya.

Sementara itu, pemilik RM Winda mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia mengaku bahwa proses sertifikasi halal yang dijalani cukup sistematis dan membantu pelaku usaha memahami standar kehalalan. “Kami sangat berterima kasih atas pendampingan yang diberikan oleh Satgas Halal Provinsi Lampung. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa seluruh bahan baku dan proses produksi di RM Winda telah sesuai dengan aturan syariah,” katanya.

Dengan sertifikat halal yang telah dikantongi, RM Winda Natar kini semakin percaya diri dalam melayani pelanggan. Pemilik usaha berharap kepercayaan konsumen akan semakin meningkat dan bisnisnya dapat berkembang lebih luas di masa mendatang. “Kami ingin pelanggan merasa aman dan nyaman saat menikmati hidangan di tempat kami. Dengan sertifikasi halal ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang percaya dengan kualitas dan kehalalan makanan yang kami sajikan,” ujarnya.(Anggithya/Abdul Aziz)