Way Kanan, MAN 1 (Humas). Dalam rangka menyambut acara perpisahan kelas XII, MAN 1 Way Kanan melaksanakan gladi kotor sebagai bentuk persiapan teknis dan mental bagi seluruh peserta. Kegiatan ini berlangsung di halaman utama madrasah dan lapangan terbuka, melibatkan siswa kelas XII, panitia OSIS, serta dewan guru. Gladi kotor menjadi momen penting untuk menyempurnakan rangkaian acara agar berjalan lancar dan penuh kesan.
Menurut koordinator acara, Martini mengungkapkan gladi kotor memiliki nilai edukatif tinggi karena melatih siswa dalam hal kedisiplinan, kerja sama, serta manajemen waktu. “Melalui gladi ini, siswa dapat mengevaluasi alur acara, memperbaiki kekurangan teknis, serta memperkuat kerja tim antarkelas,” ujarnya. Hal ini sejalan dengan pendekatan ilmiah dalam dunia pendidikan, yaitu pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman langsung (experiential learning).
Secara ilmiah, kegiatan gladi kotor juga melatih kemampuan kognitif dan afektif siswa. Mereka dilatih untuk mengingat urutan acara, mengatur intonasi dalam sambutan, serta mengelola emosi saat membawakan pesan dan kesan. Dari sisi afektif, kegiatan ini membangun rasa empati, toleransi, dan semangat kebersamaan yang akan menjadi bekal penting dalam kehidupan sosial setelah lulus.
Gladi kotor juga dijadikan sebagai simulasi protokol acara, termasuk urutan prosesi wisuda, penampilan seni, dan penyampaian pesan perpisahan. Siswa-siswi yang tergabung dalam tim musik, tari, dan paduan suara memanfaatkan gladi ini untuk mengukur kesiapan fisik dan mental mereka. Bahkan, aspek pencahayaan, suara, dan dekorasi turut diuji untuk memastikan tidak terjadi gangguan saat acara puncak berlangsung.
Dengan pelaksanaan gladi kotor ini, MAN 1 Way Kanan membuktikan bahwa kegiatan non-akademik seperti perpisahan kelas juga dapat dijalankan secara ilmiah dan terstruktur. Persiapan matang melalui pendekatan ilmiah membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab, kreatif, dan solutif. Diharapkan acara perpisahan nanti bukan hanya menjadi kenangan indah, tetapi juga pembelajaran berharga menjelang perjalanan mereka ke jenjang pendidikan dan kehidupan selanjutnya. (joe)
Editor : Fadilah