Way Kanan, MTsN 2 (Humas) – Rabu, 18 September 2024, Siswa siswi MTsN 2 Way
Kanan kelas VIII dan IX hari ini mengikuti kegiatan praktik membuat kerajinan
tangan berupa pot bunga. Kegiatan ini diadakan dalam rangka pelajaran Prakarya,
di mana siswa diajak untuk memanfaatkan barang bekas sebagai bahan utama kerajinan.
Pot bunga tersebut dibuat dari handuk bekas yang dililitkan di sekitar kotak
sampah atau ember bekas, kemudian dilapisi dengan semen untuk membentuk
struktur yang kokoh dan artistik.
Siti Munawaroh, guru Prakarya kelas IX, menjelaskan bahwa tujuan dari
kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menciptakan
kerajinan tangan yang tidak hanya bernilai seni tetapi juga fungsional.
"Kita ingin siswa belajar bagaimana cara menggunakan barang bekas yang ada
di sekitar mereka untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai guna," ujarnya.
Proses pembuatan kerajinan ini juga mengajarkan siswa tentang pentingnya
ketelitian dan kesabaran dalam bekerja.
Selain itu, guru Prakarya kelas VIII, Nurul Khasanah, menambahkan bahwa
kegiatan ini juga dirancang untuk mengembangkan kreativitas siswa sekaligus
meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Dengan
menggunakan bahan bekas seperti handuk dan kotak sampah, siswa diajarkan
tentang konsep daur ulang dan bagaimana barang-barang yang tampak tidak berguna
dapat diubah menjadi produk baru yang berguna.
Kepala MTsN 2 Way Kanan, Irawan, sangat mendukung kegiatan ini dan berharap
bahwa melalui pelajaran prakarya, siswa dapat lebih memahami nilai-nilai
keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan. “Kami ingin siswa tidak hanya
cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang
bermanfaat, salah satunya adalah kemampuan untuk memanfaatkan sumber daya yang
ada dengan bijak,” ujar Irawan.
Irawan juga menekankan pentingnya kerjasama antara siswa dan guru dalam
pelaksanaan praktik kerajinan ini. Menurutnya, dukungan dari para guru seperti
Siti Munawaroh dan Nurul Khasanah sangat penting dalam memotivasi siswa untuk
aktif dan kreatif. Melalui kegiatan seperti ini, madrasah berharap dapat
membangun generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan memiliki jiwa
kreatif.
Kegiatan prakarya ini diakhiri dengan sesi evaluasi, di mana siswa memperlihatkan hasil karya mereka. Dengan penuh antusiasme, siswa menunjukkan pot bunga yang telah mereka buat. Hasilnya sangat beragam, namun semua karya menunjukkan kreativitas dan ketekunan para siswa dalam menyelesaikan tugas ini. Kepala madrasah memberikan apresiasi kepada siswa dan guru atas keberhasilan kegiatan ini.(DAW)
Editor : Fadilah