Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Siswa Siswi MTsN 2 Way Kanan Berkreasi dengan Kerajinan Pot Bunga dari Bahan Daur Ulang

Rabu, 18 September 2024 MTsN 2 Way Kanan
Siswa Siswi MTsN 2 Way Kanan Berkreasi dengan Kerajinan Pot Bunga dari Bahan Daur Ulang
MTsN 2 Way Kanan
MTsN 2 Way Kanan

Way Kanan, MTsN 2 (Humas) – Rabu, 18 September 2024, Siswa siswi MTsN 2 Way Kanan kelas VIII dan IX hari ini mengikuti kegiatan praktik membuat kerajinan tangan berupa pot bunga. Kegiatan ini diadakan dalam rangka pelajaran Prakarya, di mana siswa diajak untuk memanfaatkan barang bekas sebagai bahan utama kerajinan. Pot bunga tersebut dibuat dari handuk bekas yang dililitkan di sekitar kotak sampah atau ember bekas, kemudian dilapisi dengan semen untuk membentuk struktur yang kokoh dan artistik.

Siti Munawaroh, guru Prakarya kelas IX, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menciptakan kerajinan tangan yang tidak hanya bernilai seni tetapi juga fungsional. "Kita ingin siswa belajar bagaimana cara menggunakan barang bekas yang ada di sekitar mereka untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai guna," ujarnya. Proses pembuatan kerajinan ini juga mengajarkan siswa tentang pentingnya ketelitian dan kesabaran dalam bekerja.

Selain itu, guru Prakarya kelas VIII, Nurul Khasanah, menambahkan bahwa kegiatan ini juga dirancang untuk mengembangkan kreativitas siswa sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Dengan menggunakan bahan bekas seperti handuk dan kotak sampah, siswa diajarkan tentang konsep daur ulang dan bagaimana barang-barang yang tampak tidak berguna dapat diubah menjadi produk baru yang berguna.

Kepala MTsN 2 Way Kanan, Irawan, sangat mendukung kegiatan ini dan berharap bahwa melalui pelajaran prakarya, siswa dapat lebih memahami nilai-nilai keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan. “Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang bermanfaat, salah satunya adalah kemampuan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada dengan bijak,” ujar Irawan.

Irawan juga menekankan pentingnya kerjasama antara siswa dan guru dalam pelaksanaan praktik kerajinan ini. Menurutnya, dukungan dari para guru seperti Siti Munawaroh dan Nurul Khasanah sangat penting dalam memotivasi siswa untuk aktif dan kreatif. Melalui kegiatan seperti ini, madrasah berharap dapat membangun generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan memiliki jiwa kreatif.

Kegiatan prakarya ini diakhiri dengan sesi evaluasi, di mana siswa memperlihatkan hasil karya mereka. Dengan penuh antusiasme, siswa menunjukkan pot bunga yang telah mereka buat. Hasilnya sangat beragam, namun semua karya menunjukkan kreativitas dan ketekunan para siswa dalam menyelesaikan tugas ini. Kepala madrasah memberikan apresiasi kepada siswa dan guru atas keberhasilan kegiatan ini.(DAW)

Editor : Fadilah