Way Kanan, Kemenag (Humas) -- Pada hari Kamis, 20 November 2025 telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Kepegawaian serta Kehumasan bagi seluruh tenaga pendidik di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Way Kanan. Kegiatan ini bertempat di ruang guru madrasah dan dipimpin secara langsung oleh Kepala MIN 1 Way Kanan, Meliani. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di wilayah kerja MIN 1 Way Kanan.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Masir Ibrahim, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan sejumlah materi penting terkait disiplin ASN sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021, prosedur kepegawaian, standar pelayanan, serta penguatan budaya kerja madrasah. Selain itu, turut dijelaskan pula berbagai ketentuan dalam penyusunan laporan, etika kehumasan, dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, para guru dan tenaga kependidikan mendapatkan penguatan mengenai pentingnya meningkatkan kedisiplinan, mengoptimalkan kinerja, serta menumbuhkan budaya kerja yang baik dan berintegritas. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terjalinnya kerja sama yang lebih baik antara kantor kementerian dengan pihak madrasah dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan pendidikan.
Dari hasil kegiatan, diperoleh beberapa rekomendasi, di antaranya perlunya koordinasi yang berkelanjutan antara pihak madrasah dengan seksi pendmad, peningkatan kedisiplinan ASN, serta kesempatan bagi guru untuk mengikuti pelatihan tambahan, khususnya pada bidang studi Bahasa Arab. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti demi peningkatan mutu pendidikan di lingkungan MIN 1 Way Kanan.
Demikian berita acara ini dibuat sebagai dokumentasi resmi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Kepegawaian serta Kehumasan di MIN 1 Way Kanan. Berita acara ini diharapkan menjadi acuan dalam penguatan tata kelola dan peningkatan kinerja madrasah pada periode selanjutnya. (Rina/Dhany)
Editor: Fadilah