Lampung (Humas) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo, memberikan apresiasi terhadap kegiatan
sosialisasi dan pendampingan implementasi Kurikulum Nasional pada Madrasah
Angkatan I serta upaya penguatan tata kelola sarana dan prasarana madrasah
tahun 2024. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum, Sarana,
Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Kementerian Agama Republik Indonesia.
"Sosialisasi dan pendampingan ini adalah
langkah strategis dan kunci dalam memastikan Kurikulum Nasional dapat
diterapkan secara optimal di madrasah-madrasah. Ini adalah bagian dari upaya
kita untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah, khususnya di Provinsi
Lampung," ujar Puji di hadapan peserta di Ballroom Hotel Novotel Lampung,
Selasa (09/10).
Puji Raharjo juga mengapresiasi inisiatif
untuk memperkuat tata kelola sarana dan prasarana madrasah. Menurutnya, sarana
dan prasarana yang memadai adalah faktor penting dalam mendukung proses belajar
mengajar yang efektif. "Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan
oleh kurikulum, tetapi juga oleh fasilitas yang tersedia. Oleh karena itu, kami
akan terus berupaya untuk memperbaiki dan mengoptimalkan sarana dan prasarana
madrasah," tambahnya.
Kurikulum Nasional merupakan kurikulum yang wajib diterapkan di semua madrasah di Indonesia. Kurikulum ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah dan mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan di era globalisasi. "Kurikulum Nasional bukan hanya tentang penyeragaman materi ajar, tetapi juga tentang bagaimana kita menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi global, namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan," tuturnya.
Menurutnya, penerapan Kurikulum Nasional di
madrasah akan memberikan dampak positif yang signifikan dalam menciptakan
generasi yang berdaya saing tinggi dan memiliki karakter kuat. "Kurikulum
ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik
siswa secara seimbang, sehingga mereka siap menghadapi tantangan masa
depan," tambahnya.
Puji Raharjo juga menyoroti pentingnya
kolaborasi antara berbagai pihak dalam menyukseskan implementasi kurikulum ini.
"Kita membutuhkan kerjasama yang erat antara pemerintah, madrasah, guru,
dan orang tua. Semua harus berperan aktif dan bersinergi agar kurikulum ini
dapat diimplementasikan dengan baik," jelasnya.
Kakanwil Kemenag Lampung juga mengimbau
seluruh madrasah untuk segera mempersiapkan diri dalam mengimplementasikan
Kurikulum Nasional. "Saya harap madrasah di Provinsi Lampung dapat menjadi
madrasah yang terdepan dalam mengimplementasikan Kurikulum Nasional," harap
Puji.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubdit pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Pejabat di Lingkungan Kanwil Kemenag Lampung, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Se-Indonesia, Kepala MAN, MTsN, dan MIN Se-Provinsi Lampung, Kepala Raudhatul Athfal, Pengawas, dan tamu undangan lainnya.(Anggithya/Baihaqi)