Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Sosialisasi P3LP di MTsN 1 Tanggamus, Wujudkan Lingkungan Madrasah Peduli dan Bebas Bullying

Sabtu, 25 Juli 2026 MTsN 1 Tanggamus Editor: Okta
Sosialisasi P3LP di MTsN 1 Tanggamus, Wujudkan Lingkungan Madrasah Peduli dan Bebas Bullying
MTsN 1 Tanggamus
MTsN 1 Tanggamus
Foto: Masda Susila

Tanggamus, MTsN 1 (Humas) – MTs Negeri 1 Tanggamus bekerja sama dengan Puskesmas Kotaagung menggelar kegiatan Sosialisasi P3LP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis) pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di MTsN 1 Tanggamus ini diikuti oleh 26 murid, yang merupakan perwakilan dari kelas VII, VIII, dan IX.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nurhasanah, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Kotaagung atas sinergi yang telah terjalin dalam memberikan edukasi kepada murid. Beliau berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian murid terhadap kesehatan mental, menumbuhkan rasa empati, serta menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Sosialisasi menghadirkan dua narasumber dari Puskesmas Kotaagung, yaitu Ns. Sutami Hasanusi, S.Kep. dan Ns. Lika Dwi Apriana, S.Kep. Kegiatan ini bertujuan membekali murid dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada teman yang mengalami luka psikologis atau tekanan emosional.

Dalam pemaparannya, Ns. Lika Dwi Apriana, S.Kep. menjelaskan konsep dasar P3LP melalui rumus ALIH, yaitu Amati, Listening (mendengarkan), Ikatan (memberikan rasa aman), dan Hubungkan. Peserta diajak untuk mengenali tanda-tanda seseorang yang sedang mengalami masalah psikologis, menjadi pendengar yang baik tanpa menghakimi, memberikan rasa aman kepada teman yang membutuhkan, serta menghubungkan mereka kepada orang dewasa atau tenaga profesional yang dapat memberikan bantuan lebih lanjut.

Sementara itu, Ns. Sutami Hasanusi, S.Kep. menyampaikan materi mengenai anti-bullying. Beliau menjelaskan pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, serta faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya bullying. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif bullying terhadap kesehatan mental korban dan pentingnya membangun budaya saling menghormati, peduli, serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti sosialisasi dengan antusias. Mereka aktif menyimak materi, berdiskusi, dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait kesehatan mental serta upaya pencegahan bullying di lingkungan madrasah.

Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Tanggamus berharap para peserta dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang peduli terhadap kesehatan mental, mampu memberikan pertolongan pertama pada luka psikologis kepada teman sebaya sesuai kapasitasnya, serta menjadi agen perubahan dalam mewujudkan madrasah yang ramah, aman, dan bebas dari bullying.