Lampung (Humas) --- Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-6 Tingkat Kabupaten Lampung Selatan resmi dibuka pada Senin, 22 Juli 2025. Acara yang berlangsung meriah dan khidmat ini dibuka langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Raditiyo Egi Pratama, dan dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung selaku Sekretaris Umum LPTQ Provinsi, serta Plt Kepala Kemenag Lampung Selatan, camat, kepala KUA, dan unsur SKPD se-Lampung Selatan.
STQ ke-6 ini diikuti sebanyak 250 peserta dari 17 kecamatan, dengan mempertandingkan 8 cabang lomba, dan akan berlangsung selama tiga hari, dari 22 hingga 24 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Plt Kakanwil Kemenag Lampung, Erwinto, menyatakan bahwa pelaksanaan STQ bukan sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an, namun lebih dari itu merupakan momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
“STQ ini adalah momentum menyemai nilai-nilai Al-Qur’an, nilai ketenangan, kedamaian, dan akhlak mulia. Kita ingin agar kegiatan ini membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya pintar membaca, tapi juga mampu mengamalkan ajarannya,” tegas Erwinto.
Ia juga menyinggung soal komitmen pelaksanaan STQ dan MTQ yang bebas dari praktik "ngebon" peserta dari luar daerah.
“Sejak tahun 2021, MTQ dan STQ sudah tidak diperbolehkan lagi memakai peserta dari luar daerah. Semua peserta harus berasal dari wilayah masing-masing. Ini adalah bagian dari upaya menjaga integritas dan pembinaan yang berkesinambungan,” ungkapnya.
Selain itu, Erwinto juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang telah bersedia menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025 mendatang.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Raditiyo Egi Pratama, dalam sambutannya menyebutkan bahwa pelaksanaan STQ merupakan keberkahan tersendiri bagi daerahnya.
“Melaksanakan STQ itu adalah keberkahan bagi Lampung Selatan, karena di dalamnya dilantunkan ayat-ayat Al-Qur’an. Dengan Al-Qur’an, hidup akan terasa tenang,” ujarnya.
Raditiyo juga menyampaikan alasan di balik kesediaannya menerima tawaran sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi tahun depan.
“Ketika ditawari menjadi tuan rumah MTQ Provinsi, saya langsung membayangkan 750 peserta membaca Al-Qur’an selama 6 hari di Lampung Selatan. Betapa berkahnya daerah ini jika Al-Qur’an dikumandangkan dari pagi hingga malam,” tutur Bupati dengan semangat.
"STQ ke-6 ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan dan pengembangan potensi para qari dan qariah muda, sekaligus menjadi wahana mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Lampung Selatan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan masyarakat dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di Bumi Khagom Mufakat," ujarnya.
Kegiatan pembukaan STQ ini dihadiri oleh seluruh camat, kepala KUA, dan tokoh agama se-Lampung Selatan. Acara diawali dengan defile kafilah dari 17 kecamatan dan penampilan seni religi dari para pelajar.(Anggithya/R.Hasby)