Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Strategi Terstruktur Pembinaan Siswa Bermasalah dalam Mewujudkan Iklim Madrasah yang Tertib

Rabu, 07 Januari 2026 MAN 1 Way Kanan
Strategi Terstruktur Pembinaan Siswa Bermasalah dalam Mewujudkan Iklim Madrasah yang Tertib
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan

Way Kanan, MAN 1 (Humas). Pada Rabu, 7 Januari 2026, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Marwiyah, bersama Pembina OSIM, Ami Irawan, melaksanakan kegiatan pembinaan dan penertiban terhadap siswa yang melakukan pelanggaran tata tertib madrasah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis madrasah dalam menegakkan disiplin serta membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab dan berakhlak mulia.

Secara konseptual, pembinaan dan penertiban dilakukan dengan pendekatan edukatif dan persuasif, bukan represif. Marwiyah menekankan bahwa setiap pelanggaran harus dipahami sebagai peluang pembelajaran bagi siswa untuk menyadari kesalahan, memperbaiki perilaku, dan meningkatkan kedisiplinan. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip manajemen kesiswaan yang menempatkan pembinaan karakter sebagai inti dari proses pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, Ami Irawan selaku Pembina OSIM turut berperan aktif dengan melibatkan siswa dalam mekanisme pengawasan dan pembinaan sebaya. Melalui peran OSIM, siswa diarahkan untuk memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan serta menumbuhkan budaya saling mengingatkan secara konstruktif. Keterlibatan organisasi siswa ini dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif terhadap tata tertib madrasah.

Secara ilmiah, kegiatan pembinaan dan penertiban ini berfungsi sebagai instrumen penguatan iklim sekolah yang tertib dan kondusif. Intervensi langsung dari unsur kesiswaan dan pembina OSIM berkontribusi pada pengendalian perilaku menyimpang serta peningkatan motivasi intrinsik siswa untuk berperilaku disiplin. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menertibkan pelanggaran, tetapi juga membangun karakter siswa secara berkelanjutan dalam lingkungan pendidikan madrasah. (Joe)

Editor: Fadilah