Way Kanan, KUA Pakuan Ratu (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pakuan Ratu menyelenggarakan Kursus Calon Pengantin (Suscatin) pada Selasa, 20 Januari 2026, sebagai upaya membekali pasangan calon pengantin dengan pemahaman yang komprehensif sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
Kegiatan
Suscatin yang dilaksanakan di kantor KUA Pakuan Ratu ini menghadirkan Penghulu
KUA Pakuan Ratu, Muhlasin, sebagai pemateri. Dalam penyampaian materinya,
Muhlasin menekankan pentingnya nilai tasyawur (musyawarah) dan dialog terbuka
sebagai fondasi utama dalam membangun keharmonisan keluarga serta mencegah
konflik rumah tangga.
“Tasyawur harus
menjadi budaya dalam keluarga. Setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui
dialog yang baik, saling mendengarkan, dan saling menghargai, agar tidak
berkembang menjadi konflik berkepanjangan,” ujar Muhlasin.
Kegiatan ini
diikuti oleh sejumlah pasangan calon pengantin dengan penuh antusias. Para
peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga dilibatkan
dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang memberi ruang refleksi tentang peran,
hak, dan tanggung jawab masing-masing pasangan dalam rumah tangga.
Salah satu
peserta, Royhana Lutfiyah, mengungkapkan bahwa kegiatan Suscatin sangat
membantu dalam mempersiapkan mental dan pemahaman sebelum menikah. “Materi
tentang tasyawur sangat bermanfaat bagi kami. Kami belajar bahwa komunikasi dan
musyawarah adalah kunci agar rumah tangga tetap harmonis,” tuturnya.
Hal senada
disampaikan Risky Aziz Kurniawan, yang menilai Suscatin sebagai bekal penting
dalam membangun keluarga yang kuat dan saling mendukung sejak awal pernikahan.
Melalui kegiatan Suscatin ini, KUA Pakuan Ratu berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga matang secara emosional, spiritual, dan sosial, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. (Humas)
Penulis : Aris/Bukhori/Dhany
Editor : Anggithya