Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Temuan Keamanan Siber Siswa MAN 1 Bandar Lampung Diakui NASA, Kakanwil : Ini Kebangkitan Generasi Digital Madrasah

Kamis, 04 Desember 2025 Anggithya
Temuan Keamanan Siber Siswa MAN 1 Bandar Lampung Diakui NASA, Kakanwil : Ini Kebangkitan Generasi Digital Madrasah
Anggithya
Anggithya

Lampung (Humas) --- Dunia pendidikan madrasah di Lampung mencatatkan prestasi membanggakan. Riski Muhammad Ivan, siswa kelas XII F1.6 MAN 1 Bandar Lampung, meraih pengakuan internasional setelah temuannya di bidang keamanan siber divalidasi oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA), Amerika Serikat.

Riski melaporkan celah keamanan pada sistem internal NASA melalui program Vulnerability Disclosure Program (VDP) Bugcrowd. Temuan tersebut dinyatakan valid pada 1 November 2025 dan diklasifikasikan sebagai Level P3, atau tingkat kerentanan menengah. NASA kemudian memperbaiki sistem terkait pada 19 November 2025, sekaligus memberikan sertifikat resmi sebagai bentuk apresiasi.

Pengakuan dari lembaga yang dikenal memiliki standar keamanan digital sangat ketat ini menempatkan Riski dalam barisan talenta muda Indonesia yang turut berkontribusi pada penguatan ekosistem keamanan digital global.

Bukan kali pertama Riski menemukan celah keamanan. Sebelumnya, ia berhasil mengidentifikasi sekitar 15 kerentanan pada sejumlah instansi nasional. Minatnya pada teknologi berkembang melalui proses belajar mandiri dan ketekunan mempelajari dunia ethical hacking.

Tak hanya berprestasi secara individual, Riski turut mendirikan Komunitas Lampung Cyber Security, wadah belajar bagi anak muda yang ingin memahami keamanan siber secara etis. “Kami ingin menunjukkan bahwa keamanan siber adalah bidang yang bermanfaat, bukan sesuatu yang harus distigma negatif. Di komunitas ini, kami belajar dan saling berbagi,” ujarnya.

Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, menilai capaian Riski sebagai bukti bahwa siswa madrasah memiliki daya saing tinggi. “Prestasi ini menunjukkan bahwa teknologi, bila digunakan dengan tepat, memberi manfaat besar bagi masyarakat. Riski adalah contoh nyata,” kata Lukman.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menyebut pencapaian Riski sebagai momentum penting bagi kebangkitan generasi digital madrasah.

“Prestasi Riski bukan hadir secara kebetulan. Ini buah dari kerja keras siswa, dukungan guru, serta ekosistem madrasah yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Temuan ini membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan talenta digital kelas dunia,” ujar Zulkarnain.

Ia menegaskan pentingnya melihat madrasah sebagai lembaga yang tidak hanya kuat dalam pendidikan agama, tetapi juga memiliki kemampuan inovatif dalam sains dan teknologi. “Madrasah kini berdiri sejajar dengan sekolah umum dalam hal literasi digital. Bahkan di beberapa aspek, kita mampu melampaui ekspektasi,” ucapnya.

Zulkarnain juga menilai pendirian Komunitas Lampung Cyber Security sebagai langkah strategis. Menurutnya, inisiatif tersebut menunjukkan bahwa generasi muda madrasah memiliki kepedulian pada isu-isu global seperti keamanan siber. “Gerakan seperti ini harus diperluas dan diperkuat,” katanya.

Ia berharap prestasi Riski dapat mendorong lebih banyak siswa madrasah di Lampung untuk mengembangkan diri di bidang teknologi. “Era digital menuntut kemampuan baru. Kemenag Lampung berkomitmen menghadirkan program pembinaan teknologi informasi agar lahir lebih banyak talenta digital seperti Riski,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Zulkarnain menyampaikan optimisme terhadap masa depan madrasah di Lampung. “Semoga semakin banyak lahir ‘Riski-Riski’ lain dari madrasah kita,” tuturnya.(Anggithya)