Way Kanan, MAN 1 (Humas). Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Way Kanan turut berpartisipasi dalam kegiatan Pelatihan Penguatan Kapasitas Modul Perdamaian di Lingkungan Institusi dan Masyarakat yang diselenggarakan pada tanggal 14–15 Mei 2025 di Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan implementasi nilai-nilai perdamaian dalam lingkungan pendidikan serta memperluas pengaruhnya ke masyarakat luas.
Pelatihan ini diinisiasi oleh lembaga yang berfokus pada pendidikan damai dan pembangunan karakter, dengan melibatkan peserta dari berbagai instansi pendidikan dan organisasi masyarakat sipil. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pembekalan mengenai teori resolusi konflik, pendekatan inklusif dalam pendidikan, serta praktik-praktik penyemaian nilai toleransi dan keberagaman di tingkat institusi.
Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru dalam mengelola dinamika sosial di lingkungan madrasah, khususnya dalam membangun budaya sekolah yang kondusif, inklusif, dan bebas dari kekerasan. “Kegiatan ini sangat relevan dalam memperkuat peran madrasah sebagai agen perdamaian yang tidak hanya mendidik, tetapi juga membentuk karakter siswa untuk menjadi pribadi yang toleran dan demokratis,” ujarnya.
Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata di lingkungan MAN 1 Way Kanan melalui integrasi modul perdamaian ke dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, serta pelibatan aktif siswa dan guru dalam program sekolah ramah anak dan berbasis nilai-nilai kebinekaan. Dengan demikian, madrasah dapat menjadi model lembaga pendidikan yang mempromosikan perdamaian dan keberagaman dalam konteks lokal maupun nasional. (Joe)
Editor : Fadilah