Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Transformasi Kurikulum Berbasis Inklusi: Kepala dan Waka Kurikulum MAN 1 Way Kanan Ikuti Sosialisasi Nasional Modul Inklusi

Rabu, 03 Desember 2025 MAN 1 Way Kanan
Transformasi Kurikulum Berbasis Inklusi: Kepala dan Waka Kurikulum MAN 1 Way Kanan Ikuti Sosialisasi Nasional Modul Inklusi
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan

Way Kanan, MAN 1 (Humas). Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili, bersama Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Watini, turut berpartisipasi dalam Zoom Meeting bertajuk Sosialisasi Modul Inklusi Tingkat Dasar bagi Guru Madrasah. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah, khususnya dalam memahami dan mengimplementasikan pendidikan inklusif. Kehadiran pimpinan madrasah menunjukkan komitmen kuat MAN 1 Way Kanan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kebijakan pendidikan nasional.

Dalam sesi pembukaan, Faried F. Saenong, Staf Khusus Menteri Agama RI, menyampaikan urgensi penerapan pendidikan inklusif di satuan pendidikan madrasah. Ia menekankan bahwa madrasah harus mampu menyediakan akses pembelajaran yang adil dan ramah terhadap seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Menurutnya, transformasi inklusif tidak hanya menuntut perubahan pendekatan pedagogis, tetapi juga perubahan budaya sekolah untuk menciptakan lingkungan yang lebih suportif.


Selanjutnya, Eni Martina, Inclusive Education Specialist dari Kemitraan Australia–Indonesia, memaparkan substansi dan struktur Modul Inklusi Tingkat Dasar yang menjadi fokus sosialisasi. Ia menjelaskan berbagai strategi pembelajaran diferensiatif, teknik asesmen yang sensitif terhadap keberagaman, serta pendekatan praktis yang dapat diterapkan guru dalam kegiatan belajar mengajar. Materi ini diharapkan mampu memperluas wawasan para pemimpin madrasah dalam mendukung penyusunan kebijakan dan program inklusif di tingkat satuan pendidikan.

Narasumber berikutnya, Muhtadin, Kabag TU Pusbangkom, memberikan penjelasan teknis mengenai mekanisme pelaksanaan program modul inklusi, termasuk dukungan administrasi, tahapan implementasi, serta sistem evaluasi yang akan diterapkan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru, tenaga kependidikan, dan pemangku kebijakan agar modul ini dapat berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Partisipasi Ahmad Zazili dan Watini dalam kegiatan ini diharapkan membawa dampak positif bagi penguatan kebijakan kurikulum dan program inklusi di MAN 1 Way Kanan. Dengan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai prinsip dan praktik pendidikan inklusif, madrasah diharapkan mampu mengembangkan lingkungan belajar yang adaptif, suportif, dan menghargai keberagaman peserta didik. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen madrasah dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang lebih humanis dan berkualitas. (Joe)

Editor: Fadilah