Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Uji Kesiapan dan Mental, Siswa MTsN 2 Way Kanan Ikuti Simulasi Olimpiade Madrasah Indonesia

Sabtu, 05 September 2026 MTsN 2 Way Kanan Editor: Anggithya
Uji Kesiapan dan Mental, Siswa MTsN 2 Way Kanan Ikuti Simulasi Olimpiade Madrasah Indonesia
MTsN 2 Way Kanan
MTsN 2 Way Kanan
Foto: Andre

Way Kanan, MTsN 2 (Humas). Sebanyak sembilan siswa terbaik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Way Kanan mengikuti kegiatan Simulasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Sabtu 5 September 2026. Ajang uji coba ini digelar untuk memantapkan persiapan teknis serta mengasah kesiapan mental para peserta sebelum bertanding di ajang OMI yang sesungguhnya. Simulasi ini menjadi langkah krusial bagi madrasah dalam mengukur sejauh mana penguasaan materi para siswa yang telah dibina selama beberapa bulan terakhir.

Pada ajang uji coba kali ini, MTsN 2 Way Kanan menerjunkan delegasinya untuk tiga bidang studi utama, dengan formasi masing-masing tiga siswa per mata pelajaran. Untuk bidang Matematika, madrasah diwakili oleh Alya Rizty Nur Aziza, Tazkia Salsabila, dan Nayra Febri Yanti. Ketiganya tampak fokus menyelesaikan soal-soal penalaran logis dan hitungan kompleks yang diujikan dalam simulasi tersebut.

Kepala MTsN 2 Way Kanan, Muhtar Jamil, memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para siswa serta guru pembimbing yang telah bekerja keras. Beliau menegaskan pentingnya simulasi ini sebagai sarana evaluasi dan pembentukan mental bertanding.

"Simulasi ini sangat penting untuk melatih kepercayaan diri anak-anak serta memetakan materi mana yang masih perlu dimaksimalkan. Kami berharap sembilan siswa perwakilan ini bisa tampil optimal, menjaga fokus, dan membawa hasil terbaik yang mengharumkan nama MTsN 2 Way Kanan di tingkat yang lebih tinggi," ujar Muhtar Jamil.

Sementara itu, pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), tiga siswi terbaik yang diturunkan adalah Khamdana Dhikriya, Laili Nur Aini, dan Aprilia Hernandhez. Di sisi lain, persaingan di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Terpadu dipercayakan kepada Muhammad Alnazam Pratama, Alifia Khoirun Nisa, dan Ranu Febrian Rambe. Seluruh peserta mengikuti jalannya simulasi dengan penuh kedisiplinan dan antusiasme tinggi. (Eko)