Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Upacara Bendera, Pembina Sampaikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di MAN 1 Tanggamus

Selasa, 04 Februari 2025 MAN 1 Tanggamus
Upacara Bendera, Pembina Sampaikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di MAN 1 Tanggamus
MAN 1 Tanggamus
MAN 1 Tanggamus

Tanggamus, MAN 1 (Humas)- Relian Arsya Eka Paksi, S.Pd, salah satu guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Tanggamus bertugas menjadi pembina upacara menyampaikan amanat kepada seluruh peserta upacara. "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" menjadi topik yang relevan untuk siswa siswi MAN 1 Tanggamus . Upacara dilaksanakan pada hari senin (03/02/2025), bertempat di lapangan MAN 1 Tanggamus. 

Upacara diawali dengan laporan dari pemimpin upacara kepada pembina upacara Relian Arsya Eka Paksi, S.Pd bahwa upacara siap dimulai. Kemudian, bendera merah putih dinaikkan oleh pasukan pengibar bendera (Paskibra) dengan iringan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh paduan suara. Pada upacara hari ini, kelas yang bertugas yaitu kelas XII IPA 3.

Dalam amanatnya, Relian menyampaikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, sebuah inisiatif strategis untuk mewujudkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul, yang merupakan bagian dari Asta Cita ke-4 dalam visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. 

Gerakan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan positif yang dapat membentuk karakter anak-anak Indonesia agar menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter unggul. Jelas Relian.

Peluncuran Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan generasi emas Indonesia menuju tahun 2045. 

Adapun 7 Kebiasaan Hebat itu adalah Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat dan bergizi, Gemar Belajar , bermasyarakat dan terakhir Tidur Cepat.

"Semoga peserta didik MAN 1 Tanggamus dapat menerapkan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat agar menghantarkan peserta didik tersebut menuju Indonesia Emas," pesan pembina. (Seftia/ Mela Basyar)