Way Kanan, MTs N 1 (Humas) –
Suasana haru menyelimuti kediaman Fina Ristiasari, siswi kelas 7.2 MTsN 1 Way
Kanan, yang ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh ibunda tercinta,
almarhumah Ibu Sarimanah (45), pada Kamis (5/6/2025) malam.
Sebagai bentuk empati dan dukungan
moril, guru dan siswa MTsN 1 Way Kanan melakukan takziah ke rumah duka yang
berada di Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, pada Selasa
(10/6/2025) pagi.
Rombongan
dipimpin langsung oleh wali kelas 7.2, Khabib Zakaria, S.Pd., yang juga
memberikan nasehat dan penguatan kepada Fina dan keluarga yang ditinggalkan.
"Kehilangan
seorang ibu adalah ujian yang sangat berat, terlebih bagi seorang anak seusia
Fina. Tapi insya Allah, doa yang terus dipanjatkan dan ketabahan yang dijaga
akan menjadi kekuatan besar dalam melalui masa ini," ujar Khabib Zakaria
di hadapan keluarga dan para pelayat.
Dalam
kesempatan tersebut, para guru dan siswa turut membacakan doa bersama dan surah
Yasin sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah dan dukungan
spiritual kepada keluarga yang berduka.
Kepala
MTsN 1 Way Kanan, M.Nasihin Haq., menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan
menegaskan bahwa pihak madrasah akan terus mendampingi Fina dalam proses
pemulihan emosionalnya.
“Kami
hadir di sini tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai keluarga besar
yang turut merasa kehilangan. Kami akan memberikan perhatian khusus kepada Fina
agar ia tetap kuat dan semangat melanjutkan pendidikannya,” M. Nasihin Haq.
Fina
Ristiasari, yang dikenal sebagai siswi pendiam dan rajin, tampak terharu atas
kehadiran para guru dan teman-temannya.
“Terima
kasih banyak untuk semuanya. Kehadiran bapak ibu guru dan teman-teman membuat
saya merasa tidak sendirian,” ujarnya dengan suara lirih.
Takziah ini mencerminkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan yang menjadi bagian dari budaya madrasah. MTsN 1 Way Kanan menekankan pentingnya membangun empati di kalangan siswa, sebagai bagian dari pendidikan karakter yang menyeluruh. (JM)