Pringsewu, Prestasi membanggakan diraih Dede Muhamad Yusuf, siswa MAN 1 Pringsewu kelas XI C1. Yusuf, sapaan karibnya, berhasil menjadi salah satu pelajar di Pringsewu yang terpilih menjadi Capaska (Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Tahun 2024.
Ia terpilih melalui proses yang sangat ketat dengan mengalahkan para pelajar SMA/SMK/Madrasah yang mengikuti seleksi. Ia berhasil lulus bersama 31 pelajar lainnya dan berhak menorehkan sejarah pada momentum sejarah pengibaran bendera HUT 79 RI Kabupaten Pringsewu.
Pembina Paskibra MAN 1 Pringsewu Eni Widiasari mengatakan bahwa keberhasilan Yusuf ini merupakan buah dari kerja keras dan latihan selama ini. Ia berharap, Yusuf senantiasa diberi kesehatan dan hisa menjalankan amanat mulia ini dengan sukses dan lancar.
"Yusuf harus kita jadikan inspirasi dan semangat para pelajar lain di MAN 1 Pringsewu agar ke depan ada terus siswa MAN 1 Pringsewu yang menjadi anggota Paskibra baik di level kabupaten, provinsi, maupun nasional," katanya.
Erni menambahkan bahwa dalam waktu dekat ini, Yusuf akan mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) Capaska (Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Tahun 2024. Yusuf akan bergabung dengan para siswa terpilih dari berbagai sekolah di Kabupaten Pringsewu.
"Diklat Capaska 2024 akan dilaksanakan mulai tanggal 15 hingga 17 Agustus 2024 di Hotel Regency dan Lapangan Pemda Pringsewu. Kegiatan ini akan melibatkan pelatihan fisik, mental, dan pembekalan wawasan kebangsaan," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Capaska akan mendapatkan materi latihan baris-berbaris, pembentukan formasi pengibaran bendera, serta kegiatan lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan disiplin, kerja sama tim, dan semangat nasionalisme.
Atas capaian ini, Kepala MAN 1 Pringsewu Fathul Bari berharap capaian Yusuf dapat menjadi contoh bagi siswa lain di sekolah.
“Kami sangat bangga atas pencapaian Yusuf yang berhasil lolos seleksi menjadi bagian dari Capaska 2024. Ini adalah bukti dari kerja keras dan dedikasinya selama ini,” ujarnya.
“Kami berharap, dengan mengikuti Diklat Capaska ini, Yusuf tidak hanya mengembangkan kemampuan fisik dan mentalnya, tetapi juga semakin memperkuat jiwa kepemimpinannya. Saya juga berharap Yusuf dapat menginspirasi teman-temannya untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.”
Fathul Bari menambahkan bahwa Yusuf diharapkan dapat membawa semangat yang diperolehnya selama Diklat kembali ke sekolah dan berbagi pengalaman dengan teman-teman sebayanya.
"Kami berharap Yusuf dapat menjadi duta bagi MAN 1 Pringsewu dan menunjukkan bahwa siswa kita mampu bersaing dan berkontribusi di berbagai tingkatan," tutupnya.