Way Kanan, MIN 4 (Humas) -– Pelaksanaan upacara bendera mingguan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Way Kanan berlangsung khidmat di tengah paparan udara kering musim kemarau. Menanggapi meningkatnya curah debu yang mulai mengotori area ruang kelas dan halaman, pihak madrasah memanfaatkan momen berkumpulnya seluruh warga sekolah ini untuk memperkuat komitmen menjaga kebersihan lingkungan. Langkah ini dilakukan guna memastikan proses belajar mengajar tetap nyaman dan sehat bagi seluruh siswa, Senin, 27 Juli 2026.
Musim kemarau yang melanda kawasan Way Kanan beberapa minggu terakhir menyebabkan tumpukan sampah daun kering dan paparan debu tebal di area terbuka sekolah. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas sanitasi serta mengganggu kesehatan pernapasan siswa jika tidak ditangani secara rutin. Oleh karena itu, kesadaran kolektif dari seluruh peserta didik dan tenaga pendidik menjadi kunci utama dalam memelihara keasrian lingkungan madrasah.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kardi, selaku tenaga kependidikan MIN 4 Way Kanan, memberikan amanat yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap kebersihan di tengah tantangan cuaca ekstrem. Ia mengingatkan bahwa kebersihan sekolah bukan sekadar tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan kewajiban bersama yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh warga madrasah tanpa terkecuali.
Dalam amanatnya, Kardi menyampaikan arahan mendalam terkait aksi nyata yang dapat dilakukan siswa setiap hari. "Debu dan angin kencang di musim kemarau ini adalah tantangan bagi kita. Jangan membiarkan sampah plastik maupun daun kering berserakan karena dapat memicu lingkungan yang kotor dan tidak sehat. Mari kita jadikan kebiasaan menyapu kelas, membersihkan teras, serta membuang sampah pada tempatnya sebagai bentuk ibadah dan rasa cinta kita terhadap madrasah," ujar Kardi tegas di hadapan barisan siswa.
Lebih lanjut, Kardi juga menambahkan,"Semua siswa untuk menghemat penggunaan air bersih, Musim kemarau ini saat melakukan kegiatan pembersihan dan menjaga kesehatan diri. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan kebiasaan mencuci tangan sebelum masuk kelas menjadi bagian dari protokol kesehatan lingkungan yang sangat disarankan selama musim kemarau berlangsung guna mencegah penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)," Pungkas beliau.
Melalui pesan edukatif dalam upacara bendera tersebut, seluruh siswa MIN 4 Way Kanan berkomitmen untuk langsung menerapkannya dalam aksi gotong royong usai pelaksanaan upacara. Pihak sekolah berharap kegiatan ini tidak hanya menjaga kebersihan fisik lingkungan madrasah, tetapi juga membentuk karakter siswa yang disiplin, peduli lingkungan, dan tanggap terhadap perubahan cuaca di sekitarnya.(Erma/Asep)