Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Bina Karakter Siswa, MIN 4 Way Kanan Tegaskan Budaya Malu

Senin, 28 September 2026 • Humas Way Kanan •Editor: Anggithya
Bina Karakter Siswa, MIN 4 Way Kanan Tegaskan Budaya Malu
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan
Foto: Erma

Way Kanan, MIN 4-(Humas) - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Way Kanan menegaskan komitmennya dalam pembentukan moral dan kepribadian peserta didik. Lewat pelaksanaan upacara bendera mingguan yang berlangsung di halaman madrasah. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik MIN 4 Way Kanan. Kegiatan ini terlaksana pada hari Senin, 28 September 2026.

Kegiatan rutin ini tidak sekadar menjadi ritual kedisiplinan mingguan, melainkan ditujukan sebagai fondasi utama dalam mengikis krisis moral sejak dini. Melalui edukasi karakter yang terintegrasi dalam amanat upacara, madrasah berupaya membangun kesadaran kolektif agar para siswa mampu membedakan integritas moral dan perilaku tercela. Poin utamanya adalah menanamkan rasa malu sebagai kontrol internal dalam bertindak, baik di lingkungan sekolah maupun kehidupan bermasyarakat.

Bertindak sebagai pembina upacara, Septi Mulyani Wali Kelas 6 MIN 4 Way Kanan, dalam amanatnya, Septi Mulyani menyampaikan pesan menohok mengenai kedudukan rasa malu dalam ajaran Islam.

"Rasa malu bukanlah bentuk kelemahan atau ketakutan, melainkan cermin keimanan dan harga diri yang tinggi. Ketika seorang siswa memiliki rasa malu untuk berbuat curang, melanggar aturan, atau berkata kasar, di situlah karakter islami yang sesungguhnya sedang tumbuh," tegas Septi di hadapan ratusan peserta upacara.

Lebih lanjut beliau juga menambahkan, "Jangan pernah bangga dengan prestasi jika diraih tanpa kejujuran. Malulah ketika kita tidak disiplin, malulah saat kita menyakiti teman, dan malulah jika meninggalkan kewajiban ibadah. Jika rasa malu ini sudah tertanam kuat, kalian akan tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan dihormati di mana pun berada," Pungkasnya. 

Melalui penegasan budaya malu ini, MIN 4 Way Kanan berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan moral yang kokoh. Langkah konsisten ini menegaskan peran strategis madrasah sebagai garda terdepan dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah, berbudaya, dan berdaya saing tinggi.(Erma/Asep)