Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Halaqoh FKPP Lampung Jadi Momentum Kemenag Way Kanan Perkuat Pembinaan Pesantren

Senin, 10 Agustus 2026 Humas Way Kanan Editor: Anggithya
Halaqoh FKPP Lampung Jadi Momentum Kemenag Way Kanan Perkuat Pembinaan Pesantren
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan
Foto: Asep Achmad Fauzi Utar

Way Kanan (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Hayamudin dan Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKI) Ismail Fahmi, menghadiri Halaqoh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Lampung Tahun 2026 di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Jati Agung, Lampung Selatan, Sabtu–Minggu (8–9/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan sinergi antara Kementerian Agama dengan pondok pesantren dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan dan pembinaan pesantren di Provinsi Lampung.

Selain jajaran Kemenag Way Kanan, kegiatan tersebut juga diikuti sejumlah pimpinan pondok pesantren dari berbagai wilayah di Kabupaten Way Kanan. Berdasarkan surat tugas peserta Halaqoh FKPP, di antaranya pimpinan PP Bahrul Ulum Gunung Sari, PP Raudlatul Muta'allimin Jaya Tinggi, PP Asshiddiqiyah 11 Gunung Labuhan, PP Tahfizdul Qur'an Al Muhsin Umpu Semenguk, PP Sabilil Muqorrobiem Buay Bahuga, PP Alfalah Khus Sa'adah Pakuan Ratu, PP Sunan Muria-Darul Falah Baradatu, PP Dar Al-Hikmah Pisang Baru, PP Fathul Ulum Bandar Sari Way Tuba, dan PP Rodlotul Muttaqien Bumi Agung.

Kehadiran para pimpinan pondok pesantren tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi antara Kementerian Agama dan pengelola pesantren. Forum Halaqoh FKPP juga menjadi ruang bersama untuk bertukar gagasan, memperkuat koordinasi, serta membahas berbagai upaya pengembangan pesantren.

Kepala Kemenag Way Kanan, Masir Ibrahim, mengatakan Halaqoh FKPP menjadi momentum yang baik untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi antara Kementerian Agama dengan pondok pesantren. “Halaqoh ini menjadi momentum yang baik untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Kementerian Agama dengan pondok pesantren. Kita berharap melalui forum ini dapat bersama-sama mendorong kemajuan dan penguatan pesantren,” ujar Masir Ibrahim.

Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pendidikan keagamaan sekaligus pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, sinergi antara Kementerian Agama dan pesantren perlu terus diperkuat agar pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Pesantren bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu agama, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Karena itu, pembinaan dan penguatan pesantren harus terus kita lakukan secara bersama-sama,” tegasnya.

Kehadiran Kasi Penmad Hayamudin dan Kasi PAPKI Ismail Fahmi bersama para pimpinan pondok pesantren Way Kanan turut memperkuat keterlibatan daerah dalam forum tersebut. Sinergi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah, pendidikan agama, serta pendidikan keagamaan Islam di Kabupaten Way Kanan.

Masir berharap hasil Halaqoh FKPP tidak berhenti pada forum silaturahmi dan diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi nyata untuk kemajuan pesantren. “Apa yang dibahas dalam halaqoh ini diharapkan tidak berhenti pada forum saja, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata untuk kemajuan pesantren dan peningkatan kualitas pendidikan keagamaan,” pungkasnya.

Halaqoh FKPP Provinsi Lampung Tahun 2026 berlangsung selama dua hari, 8–9 Agustus 2026, di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Jati Agung, Lampung Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara Kementerian Agama dengan pondok pesantren dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan dan pembinaan pesantren di Provinsi Lampung.