Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Way Kanan Bersama BNN Way Kanan Lakukan Sosialisasi P4GN dan Tes Urine untuk Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba

Selasa, 23 September 2025 Humas Way Kanan
Kemenag Way Kanan Bersama BNN Way Kanan Lakukan Sosialisasi P4GN dan Tes Urine untuk Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, Kemenag (Humas) — Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan menggelar Sosialisasi P4GN (Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) sekaligus tes urine sebagai upaya deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba. Kegiatan yang berlangsung di Aula Amal Bhakti Kemenag Way Kanan pada Selasa (23/9/2025) ini diikuti oleh Kepala Kantor Kemenag, Kasi, Gara, Kepala Madrsah dan pegawai di lingkungan Kantor Kemenag Way Kanan.

Kepala Kantor Kemenag Way Kanan, Masir Ibrahim, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya acara ini untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai bahaya narkoba. "Kami mengajak rekan-rekan semua untuk sama-sama mendapatkan informasi yang jelas tentang narkoba. Banyak informasi yang mungkin belum kita ketahui, untuk itu mari kita perhatikan dan pahami dengan baik apa yang akan disampaikan hari ini," ujarnya. Masir juga menekankan bahwa acara ini bertujuan agar seluruh jajaran Kemenag Way Kanan dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

Sebanyak 12 orang yang mewakili berbagai elemen Kemenag Way Kanan, termasuk para Kasi, para Gara, Kepala KUA Blambangan Baradatu, Kepala KUA Labuhan Ratu, Kepala MIN 1 Way Kanan, Kepala MTs 1 Way Kanan, MIN Way Kanan serta beberapa pejabat lainnya, terpilih untuk mengikuti tes urine sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba. Tes ini dilaksanakan sebagai langkah nyata untuk memastikan bahwa lingkungan Kemenag Way Kanan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

 

Dalam sambutannya, Masir Ibrahim juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) yang telah memilih Kemenag Way Kanan sebagai lokasi pelaksanaan tes urine. "Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan BNN dalam upaya pencegahan narkoba ini. Semoga dengan kegiatan ini, kita semua semakin sadar akan bahaya narkoba dan menjaga lingkungan kita dari penyalahgunaannya," ungkap Masir.

 

Perwakilan BNN dalam kesempatan tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenag Way Kanan atas kesempatan yang diberikan untuk melakukan sosialisasi. Dalam penjelasannya, BNN mengungkapkan data mengenai tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia, dengan lebih dari 3,8 juta orang yang pernah mencoba narkoba pada tahun 2021. "Penyalahgunaan narkoba ini sudah mencapai level darurat. Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat, khususnya di lingkungan Kemenag Way Kanan, dapat lebih memahami dan waspada terhadap bahaya narkoba," ucap perwakilan BNN.



Selain itu, BNN juga menjelaskan tentang layanan rehabilitasi yang dapat diakses oleh mereka yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. "BNN menyediakan layanan rehabilitasi gratis dengan jaminan kerahasiaan identitas, tetapi jika ada keterlibatan dalam peredaran narkoba, maka proses hukum akan berlaku," tegasnya.


Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Kemenag Way Kanan berharap bisa menjadi contoh bagi instansi lainnya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kemenag Way Kanan berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba dan menjaga generasi muda Indonesia dari dampak buruk narkoba. (Humas)