Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Way Kanan Dorong Penguatan PAUD sebagai Fondasi Pendidikan Anak

Rabu, 30 September 2026 • Humas Way Kanan •Editor: Anggithya
Kemenag Way Kanan Dorong Penguatan PAUD sebagai Fondasi Pendidikan Anak
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan
Foto: Prio Handoko

Way Kanan, Kemenag (Humas)— Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Joko Susanto, mewakili Kepala Kantor menghadiri Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kabupaten Way Kanan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Way Kanan, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, unsur Forkopimda, kepala SKPD se-Kabupaten Way Kanan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua Pokja Bunda PAUD, Ketua TP-PKK, Ketua HIMPAUDI, IGTKI, IGRA, Bunda PAUD Kecamatan, serta Ketua PKG PAUD se-Kabupaten Way Kanan.

Gebyar PAUD diikuti 255 peserta didik PAUD, 105 pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, serta 90 guru. Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak menampilkan potensi dan kreativitas sekaligus memberikan apresiasi terhadap peran pendidik dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Dalam sambutannya, Kiki Christianto menyampaikan bahwa Gebyar PAUD merupakan momentum untuk memberikan ruang ekspresi sekaligus apresiasi kepada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan PAUD di Kabupaten Way Kanan.

“Kegiatan ini dalam rangka memberikan ruang ekspresi dan apresiasi kepada para peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan PAUD di Kabupaten Way Kanan. Kami ingin anak-anak dapat mengembangkan potensi dirinya dan kelak tumbuh serta berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya,” ujar Kiki.

Menurutnya, ruang ekspresi bagi anak perlu diberikan secara proporsional agar setiap anak memiliki kesempatan untuk mengenali, mengembangkan, dan menunjukkan potensi yang dimilikinya sejak usia dini.

Usai mengikuti kegiatan, Joko Susanto menilai PAUD memiliki posisi penting dalam mempersiapkan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar. Menurutnya, pendidikan pada fase tersebut tidak semata-mata berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun kesiapan anak secara menyeluruh.

“PAUD bukan sekadar tempat anak belajar mengenal angka dan huruf, tetapi menjadi ruang untuk mempersiapkan kesiapan mental, emosional, sosial, dan fisik anak sebelum memasuki Sekolah Dasar. Karena itu, proses pendampingan pada usia dini harus dilakukan dengan pendekatan yang tepat dan sesuai dengan tahap perkembangan anak,” ungkap Joko.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap para pendidik PAUD yang memiliki peran strategis dalam membangun fondasi perkembangan anak. Menurutnya, pendidik PAUD dapat diibaratkan seperti rumah dan ruang pembentukan yang menjadi tempat awal bagi anak untuk mendapatkan pembentukan, pendampingan, dan pengalaman sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

“Kalau anak kita ibaratkan sebagai bahan yang akan dibentuk, maka pendidik PAUD memiliki peran penting. Di sinilah anak mendapatkan tempat yang aman untuk tumbuh, sekaligus proses pembentukan karakter, kemampuan sosial, emosional, dan kemandiriannya. Karena itu, kualitas pendidik akan sangat menentukan kualitas fondasi yang dibangun pada diri anak,” jelasnya.

Joko berharap sinergi antara pemerintah, satuan PAUD, pendidik, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat sehingga pendidikan anak usia dini di Kabupaten Way Kanan tidak hanya melahirkan anak yang siap memasuki sekolah dasar, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, berkarakter, dan mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal. (Humas)