Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan terus menggalakkan upaya menuju Zona Integritas (ZI), sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan pelayanan dan manajemen internal. Kegiatan pendampingan ZI ini dilakukan dengan dilakukannya pendampingan oleh Tim Organisasi Tata Laksana (Ortala) dari Kanwil Kemenag Lampung, yang dilaksanakan pada Selasa (23/7/2024) betempat di Aula Amal Bhakti.
Acara ini diawali dengan sambutan dari Kakankemenag Way Kanan Masir Ibrahim, yang menegaskan pentingnya ZI sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada Kemenag Way Kanan. "Bapak Kakanwil telah memaparkan tentang ZI dan menilai bahwa kita perlu menunjukkan kemampuan kita. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menindaklanjuti arahan tim Kanwil yang hadir," ujarnya.
Pendampingan ZI ini merupakan momentum penting dalam mengembangkan budaya kerja yang transparan dan profesional. "Kita berada di titik penting untuk menunjukkan dedikasi kita terhadap integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dukungan dari Kanwil Kemenag Lampung sangat berarti bagi kita dalam mengimplementasikan ZI secara menyeluruh di semua unit kerja," ujar Masir.
Pendampingan ZI ini juga mencakup upaya untuk memastikan adanya survei kepuasan pelanggan. "Saya harap semua Kasi sudah melakukan survei kepuasan. Mari kita selesaikan bersama-sama. Kita harus mengejar ketertinggalan kita dalam hal ZI ini. Saya yakin dengan potensi kita semua. Ayo manfaatkan waktu semaksimal mungkin agar ke depannya kita semakin baik," tutup Masir dalam sambutannya.
Dengan adanya dukungan yang kuat dari pimpinan dan seluruh elemen, Kemenag Way Kanan optimis dapat mencapai target evaluasi yang dijadwalkan pada tahun 2024. Langkah ini diharapkan dapat membawa perubahan positif yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan publik di tingkat lokal.
Selanjutnya, Alifah selaku PLH Ketua Tim Ortala menjelaskan bahwa setiap satker di Kemenag merupakan proyek percontohan sejak dikeluarkannya KMA Tahun 2019.
"Tujuan kita adalah penilaian pada tahun 2024, kami berkomitmen untuk membangun Zona Integritas ini, di mana tidak ada tempat untuk korupsi. Zona Integritas ini adalah tentang membangun, dan semua harus bekerja keras karena ini bukanlah tugas satu atau dua orang saja," paparnya.
Pendampingan ZI ini merupakan bagian dari komitmen yang kuat dari pimpinan satuan kerja (satker) dalam upaya membangun budaya kerja yang transparan dan profesional serta memastikan implementasi ZI berjalan efektif.
"Komitmen pimpinan satker sangat penting dalam membangun Zona Integritas. Hakekat dari Zona Integritas adalah membangun fondasi yang kuat untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan anti-korupsi dalam semua aspek pelayanan publik," ungkap Alifah.
Arahan ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh pegawai Kemenag Way Kanan untuk berkomitmen lebih serius dalam membangun Zona Integritas, serta menghilangkan budaya "ber-leha-leha" dalam bekerja. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dan manajemen internal diharapkan dapat terus ditingkatkan demi mencapai standar yang lebih baik di masa depan. (Fit/Hand)
Editor : Fadilah