Way Kanan, Kemenag (Humas)--- Upacara Bendera yang dilaksanakan MIN 1 Way Kanan, tampak berbeda dengan Upacara hari Senin lainnya.Biasanya Upacara bendera yang dilaksankan setiap hari Senin, yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala Madrasah atau para Wakil Kepala Madrasah (Waka), Namun kali ini, yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, Senin (02/09/2024)
Untuk diketahui, kehadiran orang nomor satu Kemenag kabupaten way kanan di MIN 1 ini, atas undangan Kepala MIN 1 Way Kanan. Kehadiraan kepala kantor kemenag ini semakin menambah semangat siswa dan guru-guru dalam mengikuti upacara. Seluruh peserta upacara tampak antusias, terlihat dalam sikap sempurna untuk mengikuti upacara, Kepala Kantor didampingi Kepala MIN 1 Way Kanan, Meliani langsung bergabung dengan barisan guru-guru untuk mengikuti upacara bendera.
Sesaat kemudian sesuai panduan pembawa acara, Kepala Kantor langsung menuju podium pembina upacara guna memimpin upacara.
Saat memberikan amanat, Kepala Kantor Kemenag menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Kepala MIN 1 way kanan beserta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan
Karena telah diberikan kesempatan menjadi pembina upacara dan kakankemenag juga memuji siswa-siswi yang menjadi petugas upacara kerena bertugas dengan sangat baik.
Pria yang akrab disapa Masir ini berpesan kepada murid-murid berbakti kepada kedua orang tua dan guru di sekolah, agar bisa selamat dunia dan akhirat. Semoga apa yang menjadi cita-cita siswa MIN 1 dikabulkan Allah SWT.
Selanjutnya kepala Kemenag melakukan tes hafalan Alquran kepada siswa MIN 1 di halaman upacara, tampak para siswa berebut untuk menunjukkan hafalan Qur'an kepada kepala kemenag.
Menutup amanatnya kakankemenag mengucapkan terimakasih kepada kepala MIN 1 dan seluruh dewan guru yang telah menjalankan tugas dengan sepenuh hati, menerima keadaan murid dengan sebaik-baiknya.
Dirinya berpesan agar dalam menyampaikan ilmu, sampaikan dengan hati yang ikhlas serta tidak bosan bosan dalam membimbing murid-murid karena keberkahannya luar biasa dan ilmu yang bermanfaat adalah salah satu amalan yang tidak terputus tutupnya.(Hand/Asep)
Editor : Fadilah