Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Komunikasi dan Keuangan Jadi Kunci: Pesan Kepala KUA Bahuga pada Akad Nikah Fristian dan Ismawati

Senin, 15 Desember 2025 Humas Way Kanan
Komunikasi dan Keuangan Jadi Kunci: Pesan Kepala KUA Bahuga pada Akad Nikah Fristian dan Ismawati
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Bahuga (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bahuga menjadi saksi ikatan janji suci pasangan Fristian Mila Komarta dan Ismawati, warga Kampung Tulang Bawang, Kecamatan Bahuga, pada Senin (15/12/2025). Prosesi akad nikah dilaksanakan di Kantor KUA Bahuga dan dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bahuga selaku Penghulu, Robi Cahyadi.

Selain memimpin pencatatan nikah, Robi Cahyadi juga menyampaikan khutbah nikah yang menekankan pentingnya dua pilar utama dalam membangun rumah tangga harmonis, yakni komunikasi yang baik dan pengelolaan keuangan yang sehat. Pesan tersebut disampaikan sebagai bekal bagi pasangan pengantin dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Dalam khutbahnya, Robi Cahyadi mengingatkan bahwa keharmonisan rumah tangga tidak hanya diukur dari besarnya rasa kasih sayang, tetapi juga dari kematangan pasangan dalam mengelola aspek kehidupan, khususnya keuangan. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan musyawarah antara suami dan istri dalam mengatur rezeki keluarga.

“Keluarga sakinah tidak akan terwujud tanpa transparansi dan musyawarah yang baik, terutama dalam hal keuangan. Jangan pernah menyimpan rahasia tentang rezeki. Komunikasi adalah mata uang utama dalam rumah tangga,” tegasnya.

Lebih lanjut, pasangan Fristian Mila Komarta dan Ismawati diarahkan untuk senantiasa mengedepankan dialog dan pengambilan keputusan bersama dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan berumah tangga. Penekanan pada pengelolaan keuangan yang transparan diharapkan dapat menjadi langkah preventif terhadap potensi perselisihan di masa mendatang.

Pelaksanaan akad nikah ini menandai kesiapan Fristian dan Ismawati untuk memulai babak baru kehidupan berumah tangga yang sah secara agama dan negara, dengan fondasi komunikasi yang kuat, keterbukaan, serta komitmen untuk tumbuh bersama.  (Ali/Bukhori/Dhany)

Editor: Fadilah