Way Kanan, KUA Kasui (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kasui menggelar Training Centre (TC) Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Kasui. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan dan pembinaan peserta yang akan mengikuti MTQ sekaligus upaya meningkatkan kualitas generasi Qur’ani di Kecamatan Kasui, Selasa (15/9).
Kegiatan dihadiri Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Way Kanan. Kehadiran kedua pejabat tersebut memberikan motivasi sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan peserta MTQ di tingkat kecamatan.
Plt. Kepala KUA Kecamatan Kasui, Nur Huda mengatakan, Training Centre merupakan wadah pembinaan bagi para peserta agar lebih siap, baik dari sisi kemampuan maupun mental, sebelum mengikuti perlombaan.
“Training Centre ini kami laksanakan sebagai bentuk pembinaan dan persiapan peserta MTQ tingkat Kecamatan Kasui. Kami berharap para peserta dapat mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menampilkan kemampuan terbaiknya serta membawa nama baik Kecamatan Kasui,” ujar Nurhuda.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ tidak semata-mata berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan MTQ ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mendorong generasi muda untuk terus belajar serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” bebernya seraya menegaskan bahwa keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari capaian prestasi dalam perlombaan, tetapi juga dari keberlanjutan pembinaan dan tumbuhnya kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Melalui Training Centre ini menjadi momentum untuk membangun semangat bersama dalam membina generasi Qur’ani di Kecamatan Kasui. Kepada seluruh peserta, kami berpesan agar mengikuti setiap proses pembinaan dengan disiplin dan penuh keikhlasan. Menang atau kalah dalam perlombaan adalah bagian dari proses, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana Al-Qur’an benar-benar menjadi bagian dari kehidupan kita. Insyaallah, dengan kerja sama dan dukungan semua pihak, pembinaan MTQ di Kecamatan Kasui dapat terus berkembang dan melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlak, serta mencintai Al-Qur’an,” pungkasnya
Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, M. Rofiq Mas'ud menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Training Centre tersebut. Ia menilai pembinaan yang dilakukan secara terarah akan membantu peserta meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi MTQ.
“Kami mengapresiasi KUA Kecamatan Kasui yang telah melaksanakan Training Centre sebagai bagian dari pembinaan peserta MTQ. Persiapan yang baik tentu sangat penting, bukan hanya untuk meningkatkan prestasi, tetapi juga untuk membangun semangat generasi muda dalam mempelajari dan mencintai Al-Qur’an,” ungkap Rofiq.
Ia berharap kegiatan pembinaan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan para pembina dan pelatih yang memiliki kompetensi di bidangnya.
“Kami berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ikuti arahan para pembina, tingkatkan kemampuan, dan yang tidak kalah penting adalah menjaga semangat serta kepercayaan diri,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Kabag Kesra Kabupaten Way Kanan, A. Rozi turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan MTQ di Kecamatan Kasui. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti MTQ memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat dan generasi muda.
“MTQ bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga bagaimana kita membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Karena itu, pembinaan seperti Training Centre ini sangat penting untuk mempersiapkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap beliau.
Ia berharap sinergi antara KUA, pemerintah kecamatan, pemerintah daerah, pembina, serta masyarakat dapat terus diperkuat dalam mendukung kegiatan keagamaan.
“Pemerintah daerah tentu memberikan dukungan terhadap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat. Kami berharap pelaksanaan MTQ dapat berjalan dengan baik dan melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi serta berakhlak mulia,” pungkasnya.
Melalui Training Centre tersebut, para peserta MTQ tingkat Kecamatan Kasui diharapkan semakin siap menghadapi tahapan perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi yang dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan. (Imama/Dhany)