Way Kanan, KUA Negara Batin (Humas) - - Dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Negara Batin menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMA Hidayatul Muslihin Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan yang diikuti puluhan siswa
ini berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Melalui BRUS, KUA Negara Batin
memberikan bimbingan moral dan keagamaan agar para remaja memiliki pemahaman
yang kuat tentang nilai-nilai Islam dan mampu mengaplikasikannya dalam
kehidupan sehari-hari.
Para Penyuluh Agama Islam KUA Negara
Batin menyampaikan materi seputar pentingnya menjaga akhlak dalam pergaulan,
menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi perilaku negatif yang dapat
merusak masa depan. Para siswa juga diajak untuk memperdalam pemahaman agama
sebagai bekal menghadapi tantangan zaman modern.
Kepala KUA Negara Batin, M. Ali
Ma’sum, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan akhlak bagi remaja
merupakan bagian penting dari dakwah dan pelayanan KUA kepada masyarakat.
“Remaja adalah generasi penerus
bangsa. Melalui kegiatan BRUS ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai moral,
spiritual, dan tanggung jawab agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak
dan berdaya saing,” ujarnya.
Kepala SMA Hidayatul Muslihin, M.
Khotib Rifa’i, mengapresiasi kegiatan BRUS sebagai bentuk sinergi positif
antara sekolah dan KUA.
“Kami sangat berterima kasih kepada
KUA Negara Batin yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pembinaan kepada
para siswa kami. Kegiatan BRUS ini sangat bermanfaat karena menanamkan nilai
akhlak mulia, memperkuat karakter, dan menumbuhkan kesadaran beragama di
kalangan remaja,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta ajakan untuk memperkuat iman dan semangat belajar demi masa depan yang gemilang. Dengan adanya kegiatan BRUS ini, diharapkan para siswa SMA Hidayatul Muslihin semakin memahami pentingnya menjaga diri, memperbaiki akhlak, dan menjadi teladan positif di sekolah maupun di masyarakat. (Nining/Bukhori/Dhany)