Way Kanan, Kemenag (Humas) — M. Ali menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Way Kanan sekaligus mendapat amanah sebagai petugas pembaca doa dalam rangkaian agenda pemungutan suara dan penetapan Wakil Bupati Way Kanan terpilih sisa masa jabatan 2025–2030, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Kabupaten Way Kanan karena dilaksanakan dalam dua agenda Rapat Paripurna DPRD, yakni Rapat Paripurna Pemungutan Suara Calon Wakil Bupati Way Kanan sisa masa jabatan 2025–2030 dan Rapat Paripurna Penetapan Calon Wakil Bupati Terpilih sisa masa jabatan 2025–2030.
Dalam doa yang dipanjatkan, M. Ali memohon kepada Allah SWT agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, aman, serta senantiasa berada dalam keberkahan dan ridha-Nya.
Ia juga memanjatkan doa agar pemimpin yang mendapatkan amanah dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta mampu membawa Kabupaten Way Kanan menuju kehidupan yang lebih baik.
“Ya Allah, jadikanlah pemimpin yang Engkau amanahkan untuk Way Kanan sebagai pemimpin yang amanah, adil, rendah hati, dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat. Bimbinglah setiap langkahnya dalam menjalankan tugas dan pengabdian.”
M. Ali juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga persatuan dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Way Kanan. Menurutnya, keberlanjutan pembangunan membutuhkan sinergi dan dukungan seluruh elemen masyarakat, sehingga perbedaan pilihan maupun pandangan tidak menjadi penghalang dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Ia berharap seluruh pihak dapat terus menjaga suasana yang kondusif, memperkuat persatuan, serta bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.
“Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan. Bersama-sama kita membangun Kabupaten Way Kanan menuju masyarakat yang aman, maju, sejahtera, dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Menurutnya, momentum penetapan Wakil Bupati bukan hanya menjadi bagian dari proses pemerintahan, tetapi juga diharapkan menjadi awal penguatan sinergi dalam menjalankan roda pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Doa yang disampaikan dalam forum tersebut menjadi bagian penting dalam mengiringi dua agenda paripurna, sekaligus menjadi ikhtiar spiritual agar seluruh proses berjalan dengan baik serta menghasilkan keputusan yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan.(Humas)