Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Melalui Program KUA Mengaji, KUA Negeri Besar Perkuat Pemahaman Thaharah Masyarakat di Masjid Nurul Huda

Kamis, 30 Juli 2026 Humas Way Kanan Editor: Anggithya
Melalui Program KUA Mengaji, KUA Negeri Besar Perkuat Pemahaman Thaharah Masyarakat di Masjid Nurul Huda
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan
Foto: Tomy

Way Kanan, KUA Negeri Besar (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Negeri Besar melaksanakan Program KUA Mengaji sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Huda, Kampung Tiuh Baru, Kecamatan Negeri Besar, pada Selasa malam (28/07) tersebut mengangkat materi thaharah (bersuci) sebagai pembahasan perdana dalam rangkaian kajian fikih ibadah.

Program KUA Mengaji merupakan salah satu program pembinaan yang diinisiasi KUA Negeri Besar untuk meningkatkan literasi keagamaan masyarakat melalui penyampaian materi-materi dasar Islam yang aplikatif dan mudah dipahami. Pada pertemuan perdana ini, pembinaan difokuskan pada materi thaharah sebagai pondasi utama sebelum mempelajari pembahasan fikih ibadah lainnya.

Kepala KUA Negeri Besar, Zulkifli, menyampaikan bahwa pemahaman mengenai thaharah memiliki kedudukan yang sangat penting karena menjadi syarat sah dalam pelaksanaan berbagai ibadah. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memahami hukum dan tata cara bersuci sesuai tuntunan syariat Islam.

“Program KUA Mengaji kami hadirkan sebagai media pembinaan keagamaan yang berkesinambungan. Kami memulai pembahasan dari thaharah karena bersuci merupakan dasar dalam pelaksanaan ibadah. Harapannya, masyarakat memiliki pemahaman yang benar sehingga ibadah yang dilaksanakan sesuai dengan tuntunan syariat,” ujarnya.

Dalam pembinaan tersebut, jamaah mendapatkan penjelasan mengenai pengertian thaharah, pembagian hadas dan najis, macam-macam air yang dapat digunakan untuk bersuci, tata cara bersuci yang benar, serta berbagai persoalan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat berkonsultasi langsung mengenai berbagai permasalahan fikih yang mereka hadapi.

Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Negeri Besar, Kaisar Mega, mengatakan bahwa Program KUA Mengaji merupakan salah satu bentuk pelayanan pembinaan keagamaan yang terus dikembangkan agar manfaat KUA semakin dirasakan oleh masyarakat.

“KUA tidak hanya memberikan layanan administrasi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat. Melalui Program KUA Mengaji, kami berharap masyarakat semakin memahami dasar-dasar ibadah, dimulai dari thaharah sebagai pondasi sebelum mempelajari materi-materi fikih berikutnya. Dengan demikian, masyarakat dapat mengamalkan ajaran Islam secara benar dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Melalui Program KUA Mengaji, KUA Negeri Besar berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, sistematis, dan mudah dipahami masyarakat. Diharapkan program ini menjadi sarana meningkatkan kualitas pemahaman serta pengamalan ajaran Islam, sekaligus memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan dan pembinaan keagamaan yang hadir serta bermanfaat bagi masyarakat. (Tomy/Asep)