Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

MIN 3 Way Kanan Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kepala Madrasah Tekankan Makna Sejarah G30S/PKI

Kamis, 01 Oktober 2026 • Humas Way Kanan •Editor: Anggithya
MIN 3 Way Kanan Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kepala Madrasah Tekankan Makna Sejarah G30S/PKI
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan
Foto: Win

Way Kanan, MIN 3 (Humas) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Way Kanan memperingati Hari Kesaktian Pancasila melalui upacara bendera yang dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik MIN 3 Way Kanan dengan khidmat.

Dalam amanatnya sebagai Pembina Upacara, Kepala MIN 3 Way Kanan, Midi menyampaikan pentingnya bagi peserta didik, khususnya kelas V dan VI, untuk memahami sejarah lahirnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965.

Ia menjelaskan bahwa pengibaran bendera setengah tiang pada 30 September merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap para korban dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, pada 1 Oktober, bendera Merah Putih kembali dikibarkan sebagai bagian dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

“Anak-anak harus memahami bahwa peristiwa sejarah bukan sekadar untuk dihafalkan, tetapi menjadi pelajaran agar kita senantiasa menjaga persatuan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya dalam amanat upacara.

Lebih lanjut disampaikan bahwa peristiwa 30 September 1965 menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah Indonesia. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober menjadi momentum untuk meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 adalah “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Kepala MIN 3 Way Kanan mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai sarana menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghargai jasa para pahlawan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan itu, peserta didik juga diperkenalkan dengan sejumlah tokoh TNI yang gugur dalam peristiwa G30S 1965, di antaranya Letnan Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal TNI Anumerta R. Soeprapto, Mayor Jenderal TNI Anumerta M.T. Haryono, Mayor Jenderal TNI Anumerta S. Parman, Brigadir Jenderal TNI Anumerta D.I. Panjaitan, dan Brigadir Jenderal TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo, serta Kolonel Katamso Darmokusumo dan Letnan Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto yang gugur dalam rangkaian peristiwa terkait.(Win/Asep)