Way Kanan, KUA Blambangan Umpu (Humas) - - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Blambangan Umpu Nurul Ayni, memberikan Pembinaan (Bimbingan dan Penyuluhan) pada Jamaah Majelis Taklim Darussalam Dusun Sri Mulyo Kampung Umpu Kencana, Bertempat di kediaman Ibu Riris Salah satu jama'ah Majelis Taklim Darussalam, Kamis 15 Mei 2025.
Dalam Kegiatan Pembinaan tersebut Nurul Ayni
menyampaikan materi terkait Empat
Pencegah Kerugian Hidup, Nurul
Ayni Menyampaikan bahwa Islam memberikan pedoman hidup yang sempurna untuk
menghindarikan manusia kerugian dunia dan akhirat. Kerugian dalam hidup bukan
hanya tentang harta melainkan juga Kegagalan dalam memenuhi tujuan utama
kehidupan yaitu beribadah kepada Allah SWT dan meraih kebahagiaan di akherat
oleh sebab itu penting memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
"Waktu
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan kita, tetapi banyak
diantara kita yang masih mengabaikan
waktu," kata Nurul Ayni.
Nurul
Ayni juga mengatakan Allah SWT telah menjelaskan melalui firman_Nya dalam
Al-Qur'an surah Al ashr ayat 1-3, manusia hendaknya memanfaatkan waktu sebaik
mungkin agar terhindar dari kerugian hidup.
Oleh
sebab itu lanjut Nurul Ayni, ada empat cara utama mencegah kerugian dalam
hidup. Pertama, pentingnya memiliki iman yang benar.
"Iman
menjadi landasan utama untuk menghindari kerugian. Tanpa iman amal kita menjadi
sia-sia. Selanjutnya amal saleh juga menjadi pencegah utama kerugian di
dunia," ucapnya.
Masih
kata Nurul Ayni, amal saleh merupakan cerminan dari iman dan sebagai bukti
nyata keimanan seseorang. Selain itu, saling menasehati dalam kebenaran dan
kesabaran juga menjadi pencegah kerugian di dunia.
Nurul
Ayni mengajak seluruh Jama'ah untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar
terhindar dari kerugian.
"Mari manfaatkan waktu kita didunia ini dengan sebaik-baiknya dengan menerapkan empat hal tersebut, Iman Yang Baik, Amal Saleh yang Konsisten, Saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam kesabaran, sehingga InsyaAllah dapat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat," tutupnya. (Ayni)
Editor : Fadilah