Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Refleksi HUT RI ke-81, H. M. Ali Sampaikan Tiga Pesan Merawat Negeri di Masjid Al-Iman

Sabtu, 15 Agustus 2026 Humas Way Kanan Editor: Anggithya
Refleksi HUT RI ke-81, H. M. Ali Sampaikan Tiga Pesan Merawat Negeri di Masjid Al-Iman
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan
Foto: Asep Achmad Fauzi Utar

Way Kanan Kemenag (Humas)--- Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan pengabdian.

Pesan tersebut disampaikan H. M. Ali saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al-Iman, Kompleks DPRD Kabupaten Way Kanan, Jumat (14/8/2026). Mengangkat tema “Merawat Negeri: Refleksi HUT Kemerdekaan RI ke-81”, ia mengajak jamaah untuk memaknai kemerdekaan bukan hanya sebagai warisan sejarah, tetapi sebagai amanah yang harus dijaga dan diisi dengan amal serta kontribusi nyata.

Dalam khutbahnya, H. M. Ali menyampaikan tiga pesan utama dalam upaya merawat negeri.

Pertama, merawat negeri dengan menjaga iman dan akhlak. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak cukup hanya ditopang oleh pembangunan fisik dan kemajuan teknologi, tetapi harus dibangun di atas karakter masyarakat yang beriman, jujur, amanah, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

Kedua, merawat negeri dengan menjaga persatuan dan kerukunan. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar oleh para pahlawan harus dijaga bersama. Perbedaan pilihan, latar belakang, maupun pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan dan memecah persaudaraan.

“Jangan sampai perbedaan membuat kita kehilangan persaudaraan. Kemerdekaan yang diwariskan para pendahulu harus kita jaga dengan persatuan, kerukunan, dan sikap saling menghargai,” pesan H. M. Ali.

Ketiga, merawat negeri dengan bekerja dan berkontribusi sesuai amanah masing-masing. Ia menegaskan bahwa membangun bangsa bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau para pejabat, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat sesuai peran dan kemampuan masing-masing.

“Tidak harus menunggu menjadi pejabat atau tokoh besar untuk memberikan manfaat. Kejujuran dalam bekerja, mendidik keluarga, melayani masyarakat, menjaga lingkungan, dan menebarkan kebaikan merupakan bagian dari ikhtiar kita dalam membangun negeri,” ujarnya.

H. M. Ali juga mengajak jamaah menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan mengevaluasi sejauh mana kemerdekaan telah diisi dengan pengabdian serta kemanfaatan bagi sesama.

Menurutnya, mencintai Indonesia tidak cukup hanya dengan memperingati hari kemerdekaan secara seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, seperti menjaga amanah, mempererat persaudaraan, menaati aturan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Kemerdekaan bukan hanya hak untuk hidup bebas, tetapi juga amanah untuk mengisi kebebasan dengan kebaikan. Mari kita rawat negeri ini dengan hati yang ikhlas, kerja yang sungguh-sungguh, dan doa yang tidak pernah putus,” tuturnya.

Ia berharap, semangat kemerdekaan dapat terus tumbuh menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Indonesia yang semakin maju, damai, adil, dan sejahtera.

“Semoga setiap ikhtiar yang kita lakukan menjadi bagian dari amal ibadah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan iman, persatuan, dan pengabdian, insyaallah negeri ini akan semakin kuat dan penuh keberkahan,” pungkasnya.(Humas)