Way Kanan, KUA Pakuan Ratu (Humas) - - Kantor Urusan Agama Kecamatan Pakuan Ratu kembali menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) sebagai upaya membangun karakter pelajar serta menanamkan nilai akhlak sejak dini. Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 3 Pakuan Ratu tersebut diikuti para siswa dengan antusias. Senin, 04/12/2025.
BRUS dipandu oleh para Penyuluh Agama Islam KUA
Pakuan Ratu: Miftalif Albar, Bukhori, dan Aristama Purnomo, serta dihadiri
Kepala SMPN 3 Pakuan Ratu, Dwi Lismawati. Dalam sambutannya, kepala sekolah
memberikan apresiasi atas hadirnya KUA dalam memperkuat pembinaan karakter
siswa.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini.
Pelajar bukan hanya butuh kecerdasan akademis, tetapi juga akhlak dan karakter
yang kuat untuk menghadapi perkembangan zaman,” ujar Dwi Lismawati.
Materi bimbingan disampaikan dengan metode
komunikatif dan ramah remaja. Topik yang diangkat mencakup akhlak pelajar,
etika pergaulan, moderasi beragama, motivasi belajar, hingga pemanfaatan media
sosial secara positif. Penyuluh Agama Islam, Miftalif Albar, menekankan bahwa
akhlak adalah fondasi utama masa depan remaja.
“Remaja keren bukan hanya soal gaya atau tren,
tetapi tentang kemampuan menjaga diri, menghormati orang tua dan guru, serta
terus berprestasi tanpa kehilangan jati diri.
Interaksi berlangsung dinamis melalui sesi
diskusi, tanya jawab, dan refleksi pengalaman remaja. Salah satu peserta, Dewi
Anjani, mengungkapkan kesannya.
“Kegiatan ini membuat kami lebih semangat
menjadi pelajar yang baik. Saya jadi sadar pentingnya memilih pergaulan dan
menggunakan media sosial secara bijak kalau ingin masa depan sukses.”
Kegiatan ditutup dengan penegasan komitmen
pembinaan karakter berkelanjutan bagi seluruh pelajar. Penyuluh Agama Islam KUA
Pakuan Ratu, Bukhori, memberikan pesan akhir yang menguatkan:
“Masa depan bangsa ada di tangan para pelajar.
Mulailah menjaga akhlak, bersungguh-sungguh dalam belajar, dan berani berkata
tidak pada pergaulan yang merusak.”
Melalui program BRUS, KUA Kecamatan Pakuan Ratu berkomitmen untuk terus hadir di lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap lahirnya generasi cerdas, religius, dan tangguh menghadapi tantangan zaman. (Aris/Bukhori/Dhany)
Editor: Fadilah