Way Kanan, Kemenag (Humas) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan melaksanakan apel pagi rutin di halaman kantor, Senin (31/8/2026). Apel tersebut diikuti oleh jajaran ASN Kemenag Way Kanan serta ASN KUA Blambangan Umpu.
Bertindak selaku pembina apel yaitu Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Way Kanan, Joko Susanto. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh ASN untuk terus melakukan pembaruan dan inovasi dalam menjalankan tugas, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, setiap kesempatan dalam melaksanakan tugas hendaknya menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperbarui semangat kerja, dan mencari cara yang lebih baik dalam menyelesaikan pekerjaan.
Ia menyampaikan bahwa ASN Kementerian Agama tidak cukup hanya menyelesaikan pekerjaan rutin, tetapi juga dituntut mampu melihat peluang untuk melakukan perubahan dan menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif terhadap organisasi maupun pelayanan publik.
Menguatkan pesannya, Joko memperkenalkan filosofi Kaizen yang berasal dari bahasa Jepang, yang bermakna perbaikan secara terus-menerus. Konsep tersebut menekankan bahwa perubahan menuju kondisi yang lebih baik tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar sekaligus, tetapi dapat dimulai dari perubahan-perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
“Dalam bahasa Jepang ada istilah Kaizen, yaitu perubahan sedikit demi sedikit menuju keadaan yang lebih baik. Kita tidak selalu harus melakukan perubahan yang besar setiap hari. Yang terpenting adalah ada perbaikan yang dilakukan secara konsisten, sehingga dari perubahan-perubahan kecil tersebut akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Menurutnya, semangat Kaizen sangat relevan diterapkan dalam lingkungan kerja Kementerian Agama. Setiap ASN dapat memulainya dari hal-hal sederhana, seperti memperbaiki cara bekerja, meningkatkan kedisiplinan, menyederhanakan proses pelayanan, memanfaatkan teknologi, maupun menghadirkan inovasi yang memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa inovasi bukan semata-mata tentang menciptakan sesuatu yang sepenuhnya baru, melainkan juga keberanian untuk mengevaluasi cara kerja yang sudah berjalan dan mencari alternatif yang lebih efektif, efisien, serta memberikan manfaat yang lebih besar.
“Kalau setiap hari kita berusaha melakukan satu perbaikan kecil, maka dalam satu tahun akan ada banyak perubahan yang kita hasilkan. Karena itu, mari kita biasakan bertanya kepada diri sendiri, apa yang hari ini bisa kita lakukan lebih baik dari kemarin, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja ASN Kemenag Way Kanan dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang. Dengan membangun kebiasaan untuk terus belajar, berinovasi, mengevaluasi, dan melakukan perbaikan secara konsisten, Kemenag Way Kanan diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, efektif, dan berkualitas bagi masyarakat. (Humas)