Lampung (Humas) --- Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Republik Indonesia, Ny. Sinarliati Kamaruddin Amin, secara resmi mengukuhkan DWP Kanwil Kemenag Provinsi dan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN) Se-Indonesia Masa Bakti 2024–2029, termasuk DWP Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, pada Selasa (4/3). Pengukuhan dilakukan secara hybrid, menggabungkan pertemuan luring dan daring, guna menjangkau seluruh anggota di berbagai wilayah.
Dalam kesempatan ini, Ny. Sinarliati Kamaruddin Amin menyampaikan Pengukuhan yang dilaksanakan pada hari ini sebanyak 10 Unit Pelaksana (UP) yang terdiri dari unsur pelaksana sebanyak 200 orang, 34 DWP Kanwil Kemenag Provinsi sebanyak 967 orang, 33 DWP PTKIN yang jumlah pengurusnya sebanyak 1.900 orang. “Jumlah total pengurus yang dikukuhkan pada hari ini 3.067 Pengurus. Alhamdulillah cukup banyak,” jelasnya.
Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai langkah awal dari perjalanan yang penuh harapan dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab yang besar. “Semoga dengan pengabdian kita dapat membawa DWP Kemenag semakin maju, memberikan kontribusi yang lebih besar bagi anggota dan masyarakat yang lebih luas. Sebagaimana diketahui DWP bukan sekedar organisasi pendamping melainkan sebuah wadah yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas perempuan, khususnya isteri Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam berbagai bidang,” ujarnya.
Ny. Sinarliati Kamaruddin Amin juga mengatakan DWP memiliki visa untuk menciptakan perempuan Indonesia yang mandiri, berwawasan luas, dan mampu berkontribusi membangun bangsa. “Dalam perjalanannya, DWP telah banyak melakukan program-program, baik dalam pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya,” jelasnya.
“Saya berharap kedepan DWP Kemenag terus mengembangkan program-program kegiatan secara nyata dan turut mendukung program-program prioritas Kementerian Agama,” harapannya.
Ia juga mengingatkan keberhasilan DWP Kemenag Republik Indonesia bukan hanya tergantung kepada Ketua, namun pada sinergi dan kerja sama serta komitmen dari jajaran Pengurus dan Anggota DWP Kemenag. “Oleh karena itu, mari kita bersama-sama memperkuat solidaritas dan terus bekerja dengan ikhlas. Saya yakin dengan kerja sama dan dedikasi semua DWP Kemenag akan berkembang dan menjadi organisasi yang mampu memberikan manfaat yang nyata bagi anggotanya dan masyarakat luas,” ajaknya.
Penasehat DWP Kementerian Agama RI Ny. Helmi Nasaruddin Umar dalam arahannya menyampaikan momentum pengukuhan ini bukan hanya sekedar ceremonial tetapi juga menjadi titik awal pengabdian bagi Pengurus yang baru untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, dedikasi. “Sebagai bagian dari DWP, kita memiliki peran penting dalam mendukung kinerja para suami sebagai Aparatur Sipil Negara, sekaligus menjadi pilar ketahanan keluarga dan agen perubahan di masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bagian ekosistem Kementerian Agama, menurutnya, DWP juga memiliki peran dalam mendukung Asta Cita Kemenag yang berfokus pada delapan prioritas. Beberapa diantaranya sangat relevan dengan peran dan kontribusi Dharma Wanita Persatuan. Pertama, Penguatan Moderasi Beragama. DWP dapat menjadi motor penggerak dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Peran perempuan sangat penting dalam membangun generasi yang toleran, menghargai keberagaman, dan menjaga harmoni sosial.
Kedua, Transformasi Digital. Pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan saat ini. DWP dapat menginisiasi program peningkatan literasi digital bagi anggotanya, terutama dalam memanfaatkan teknologi untuk pendidikan, keluarga, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.
Ketiga, kemandirian pesantren. DWP dapat berkontribusi dalam mendukung program kemandirian pesantren baik melalui kegiatan sosial, ekonomi kreatif, maupun program pemberdayaan perempuan di lingkungan pesantren. Keempat, revitalisasi KUA. Sebagai organisasi yang perduli terhadap ketahanan keluarga, DWP dapat turut serta dalam program-program peningkatan kualitas layanan KUA, termasuk edukasi pernikahan, penguatan ketahanan keluarga, serta sosialisasi-sosialisasi pentingnya kesejahteraan keluarga berbasis nilai-nilai agama.
Kelima, religiutas Aparatur dan Masyarakat. Sebagai bagian dari Kemenag, DWP memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong peningkatan religiutas, baik di kalangan anggotanya maupun masyarakat luas dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kebangsaan.
“Saya ucapkan kepada Pengurus DWP Kemenag yang baru saja dikukuhkan. Saya berpesan untuk menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, dan dedikasi. DWP bukan hanya organisasi isteri ASN tetapi juga wadah pemberdayaan perempuan yang memiliki kontribusi besar dalam berbagai bidang, baik sosial, pendidikan, ekonomi, budaya.
Ia meminta untuk memperkuat solidaritas dan sinergi. Keberhasilan organisasi terletak pada kekompakan dan kerja sama yang baik Pengurus di berbagai tingkat harus mampu membangun komunikasi yang baik, efektif, dan bekerja sama dalam menjalankan program kerja. “Teruslah berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman serta meningkatkan kompetensi bagi Pengurus dan Anggotanya sehingga lebih berdaya dan mandiri. Jaga marwah dan nama baik instansi Kementerian Agama,” ajaknya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Ny. Siti Zainab Erwinto yang baru dikukuhkan mengatakan Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi kami di DWP Kanwil Kemenag Lampung untuk semakin memperkuat peran dalam mendukung program-program Kementerian Agama, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan sosial.
Ia menyampaikan kesiapan jajarannya dalam menjalankan program kerja yang selaras dengan visi DWP Kemenag RI dan komitmennya untuk mengoptimalkan peran perempuan dalam berbagai bidang, termasuk pemberdayaan ekonomi, pendidikan karakter, serta peningkatan literasi keagamaan.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, berkualitas, serta memiliki daya saing di era modern ini. Dengan semangat kebersamaan, kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab," ucapnya.
Ia meminta kepada Pengurus dan Anggota DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung untuk bersama-sama bersinergi, berkoordinasi, dan menjalankan semua program kerja yang ada di Kementerian Agama Republik Indonesia.
"Saya berharap DWP Kanwil Kemenag Lampung dapat menjadi organisasi yang semakin solid, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat. Kami ingin mendorong lebih banyak program yang berfokus pada peningkatan kualitas keluarga, kesejahteraan sosial, serta penguatan peran perempuan dalam berbagai sektor. Semoga dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara," harapannya. (Anggithya/Abdul Aziz/Rizki)
