Lampung (Humas) --- Plt. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Ny. Siti Zainab Erwinto, menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa-Siswi RA Perwanida 1 Bandar Lampung, Senin (2/6/2025).
Dalam sambutannya, Zainab menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RA Perwanida 1 atas dedikasi dalam mendidik dan membina siswa selama masa belajar. Ia menilai, RA sebagai lembaga pendidikan dini memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, cinta tanah air, dan semangat kebersamaan sejak dini.
"Pendidikan anak usia dini bukan sekadar mengenalkan huruf dan angka. Di sini, anak-anak kita belajar akhlak, sopan santun, rasa percaya diri, serta bagaimana menjadi bagian dari masyarakat. Ini adalah pondasi emas bagi masa depan mereka," ujar Zainab.
Ia menambahkan bahwa kegiatan pentas seni yang digelar bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri secara positif. “Melalui pentas seni, anak-anak kita belajar keberanian tampil, kerja sama, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan nilai-nilai luhur bangsa,” lanjutnya.
Di akhir acara, Zainab kembali menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak, termasuk setelah anak lulus dari RA. Ia mengajak seluruh orang tua untuk terus mendukung proses belajar anak dengan penuh kasih dan perhatian.
“Mari kita terus dampingi anak-anak dengan cinta, doa, dan pendidikan yang baik. Karena dari rumah dan sekolah yang harmonis lahir generasi yang unggul dan berkarakter,” tutup Zainab.
Kepala RA Perwanida 1 Lilis Listiana dalam laporannya menyebutkan bahwa jumlah siswa tahun ini mencapai 99 orang, dan sebanyak 79 anak dinyatakan lulus, sementara 20 anak lainnya melanjutkan ke Kelas B. Ia menyampaikan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaan yang diberikan serta menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama proses pendidikan.
"Kami mohon maaf jika selama ini terdapat kekurangan dalam mendidik dan membimbing. Kami hanya berharap ilmu yang diberikan dapat menjadi bekal bagi anak-anak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," ujarnya.
"Kami doakan semoga anak-anak menjadi pribadi yang shaleh dan shalehah, berbakti kepada kedua orang tua, serta membawa manfaat bagi agama dan bangsa," tambahnya haru.
Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri oleh para orang tua, guru, serta pengurus DWP dan masyarakat sekitar. Anak-anak menampilkan berbagai pertunjukan seperti tari daerah, lagu islami, hingga pembacaan puisi dengan semangat yang mengundang tepuk tangan dari para hadirin.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara anak-anak, guru, serta orang tua sebagai kenang-kenangan yang penuh makna.(Anggithya/Abdul Aziz)
