TANGGAMUS KEMENAG (Humas) -- Sosialisasi Kurikulum Berbasis
Cinta yang digagas Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Tanggamus
resmi dibuka pada Sabtu (4/10/2025) di MAN 1 Tanggamus. Kegiatan ini dibuka
secara resmi oleh Kasubbag TU Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Mardanus,
yang hadir mewakili Kepala Kemenag.
Acara yang berlangsung sejak pagi hingga sore ini diikuti sebanyak 114 peserta, terdiri atas 21 kepala madrasah, 21 wakil kepala bidang kurikulum, dan 72 guru. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen insan pendidikan madrasah dalam menyambut kurikulum baru yang menekankan nilai kasih sayang dan pendekatan humanis.
Dalam sambutannya, Mardanus menegaskan bahwa pendidikan
berbasis cinta adalah bagian dari upaya menumbuhkan generasi madrasah yang
berkarakter mulia. Menurutnya, guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga
membangun ikatan emosional dan spiritual agar siswa merasa nyaman serta
termotivasi dalam belajar.
Selain pemaparan materi kurikulum berbasis cinta, peserta
juga mendapat pengarahan mengenai kebijakan tata kerja guru di lingkungan
Kementerian Agama. Materi ini diharapkan menjadi panduan dalam mengelola proses
belajar mengajar yang efektif, disiplin, sekaligus selaras dengan nilai-nilai
pendidikan madrasah.
Kegiatan tersebut juga memperkenalkan konsep deep
learning sebagai bagian dari strategi pembelajaran baru. Dengan pendekatan
ini, siswa diharapkan mampu memahami materi secara mendalam, mengasah kemampuan
berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan dalam memecahkan masalah nyata
di kehidupan sehari-hari.
Sosialisasi berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Para peserta menyambut positif langkah inovatif ini serta berharap kurikulum berbasis cinta dan deep learning segera diterapkan di seluruh madrasah di Tanggamus, sebagai jawaban atas tantangan pendidikan modern yang tetap berlandaskan pada nilai moral dan spiritual. (Frans/Mela Basyar)
