Search

43 PNS Formasi 2024 Di Lingkungan Kemenag Lampung Utara Resmi Dilantik Secara Nasional

43-pns-formasi-2024-di-lingkungan-kemenag-lampung-utara-resmi-dilantik-secara-nasional
Fotografer: Dewi

Lampung Utara, Kemenag (Humas) -- Kementerian Agama Republik Indonesia melaksanakan pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 secara nasional, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh satuan kerja Kementerian Agama di Indonesia, termasuk Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara yang mengikuti prosesi secara daring dari Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Utara.

Sebanyak 43 PNS Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta terdiri atas pegawai yang ditempatkan pada Kantor Urusan Agama (KUA) dan sejumlah madrasah di wilayah Kabupaten Lampung Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara Aprizandi, Kasubbag Tata Usaha Nnag Sukarman, para kepala seksi dan penyelenggara, kepala madrasah, serta kepala KUA yang di wilayah kerjanya terdapat pegawai yang mengikuti pelantikan.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Dalam sambutannya, Menteri Agama berpesan agar para pegawai yang baru dilantik tidak melupakan jasa kedua orang tua.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih saat ini tidak terlepas dari doa dan perjuangan orang tua. Karena itu, para peserta pelantikan diajak untuk senantiasa menghormati serta mendoakan orang tua yang telah mendukung perjalanan hidup dan masa depan mereka.

Usai mengikuti prosesi pelantikan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara Aprizandi turut menyampaikan arahan kepada para PNS yang baru dilantik. Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga amanah sebagai aparatur negara.

"Selamat bergabung di Kementerian Agama RI, khususnya di Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara. Bapak dan Ibu adalah orang-orang pilihan," ujarnya.

Aprizandi menegaskan bahwa sumpah yang telah diucapkan bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi komitmen pengabdian sebagai aparatur sipil negara.

"Setelah mengucapkan sumpah, artinya Bapak dan Ibu telah mengabdikan diri kepada Kementerian Agama sebagai ASN. Tugas utama Bapak dan Ibu sekarang adalah sebagai PNS, maka syukuri amanah ini karena tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama," katanya.

Ia juga berpesan agar para pegawai tetap rendah hati, tidak mengubah pola pikir menjadi sombong, serta bijak dalam mengatur keuangan. Menurutnya, rasa syukur atas amanah yang diterima harus diwujudkan melalui semangat bekerja dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

"Mari bersama memajukan Kementerian Agama, jaga amanah ini dan wujudkan rasa syukur dengan bekerja secara sungguh-sungguh," tutupnya.(Dewi)


Editor: Kevin
Copyright : Datin Kanwil