Kemenag Kota Metro (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Metro, H. Abdul Haris, S.Ag., M.H.I., menghadiri seminar bertema Urgensi Transformasi Digital di Kementerian Agama Republik Indonesia. Kamis, 03 Oktober 2024 pukul 08.00 WIB bertempat, di Gedung Akademik Center IAIN Metro Kampus II, Desa Banjarejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur.
Dalam kesempatan itu, Plt. Ses. Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Dr. Tobib Al Asyhar menjadi narasumber utama, menyampaikan materi mengenai pentingnya transformasi digital dalam pelayanan birokrasi di lingkungan Kemenag. Menurutnya, digitalisasi merupakan langkah strategis untuk menciptakan sistem administrasi yang lebih transparan, efisien, dan dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat. Ia mengajak seluruh jajaran Kemenag untuk segera beradaptasi dengan teknologi demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Seminar ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting,Prof. Dr. Siti Nurjanah, M.Ag., PIA., Kepala Bidang Madrasah Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Lampung, H. Ahmad Rifa’i, S.E., M.M., Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur, H. Indra Jaya, S.Ag., M.A.P., serta Rektor Universitas Lampung, Dr. H. Mispani, M.Pd.I. dan Staf Ahli Walikota Metro, AC Yuliawati. Sebagai bukti komitmen bersama untuk mewujudkan transformasi digital pada satuan kerja Kementerian Agama.
Dalam kesempatan tersebut, H. Abdul Haris memberikan apresiasi atas terselenggaranya seminar ini, sebagai sumber pencerahan dan edukasi bagi satuan kerja (satker) Kemenag Kota Metro. "Kegiatan ini sangat penting bagi kami di Kemenag Kota Metro. Ini menjadi wadah untuk memahami dan mengimplementasikan teknologi dalam setiap aspek pelayanan dan administrasi di lingkungan Kemenag," ujarnya
Abdul Haris juga mengajak seluruh satker Kemenag Kota Metro untuk lebih responsif terhadap kemajuan zaman dan mempercepat transformasi digital. Ia menegaskan bahwa penerapan teknologi dalam birokrasi tidak hanya akan meningkatkan kinerja, tetapi juga memperbaiki kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. “Mari kita manfaatkan teknologi untuk memajukan Kemenag, guna mendukung pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan transparan,” harapnya.(tgh/zae/Anggithya)
