Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Akhirussanah Wali Songo Sukajadi, Kanwil Kemenag Lampung Soroti Pentingnya Akhlak Dan Pendidikan

Sabtu, 16 Mei 2026 Humas Lampung Tengah Editor: Aziz
Akhirussanah Wali Songo Sukajadi, Kanwil Kemenag Lampung Soroti Pentingnya Akhlak Dan Pendidikan
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Roberto

Lampung Tengah, Kemenag (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S. Ag., M. Pd.I., menghadiri kegiatan Tasyakuran Akhirussanah PAUD, MI, MTs, dan MA yang diselenggarakan Yayasan Wali Songo Sukajadi di Aula Pondok Pesantren Wali Songo Sukajadi, Sabtu (16/5/2026). Kehadiran jajaran Kementerian Agama tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan madrasah dan pondok pesantren di Kabupaten Lampung Tengah.

Kegiatan dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Dr. H. Zulkarnain, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah H. Maryan Hasan, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Kasi Pendidikan Madrasah, Kepala KUA, serta Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bumi Ratu Nuban.

Turut hadir pengurus yayasan, dewan guru, wali santri, serta para santri dan santriwati yang mengikuti prosesi akhirussanah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi kuat antara lembaga pendidikan pesantren dan Kementerian Agama dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan di daerah.

Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo Sukajadi KH. Syaful Ulum Suhadaq menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan jajaran Kementerian Agama terhadap perkembangan pendidikan di lingkungan pesantren dan madrasah.

"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Kementerian Agama yang terus hadir mendampingi serta mendukung kemajuan pendidikan madrasah dan pondok pesantren, khususnya di Pondok Pesantren Wali Songo Sukajadi,"ujarnya.

Sementara itu, Dr. H. Zulkarnain, S. Ag., M. Hum., menegaskan bahwa madrasah dan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan pemahaman keagamaan yang kuat.

Menurutnya, pendidikan berbasis pesantren harus terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

"Keberhasilan pendidikan bukan hanya dilihat dari prestasi akademik, tetapi juga dari bagaimana lembaga pendidikan mampu membentuk karakter, akhlakul karimah, serta semangat kebangsaan para peserta didik," ungkapnya.

Menambahkan hal tersebut, H. Maryan Hasan menyampaikan bahwa kegiatan akhirussanah menjadi momentum penting untuk menanamkan semangat belajar dan pengabdian kepada para santri setelah menyelesaikan pendidikan di lingkungan pesantren dan madrasah.

"Para santri dan santriwati adalah generasi penerus yang diharapkan mampu membawa nilai-nilai keislaman, menjaga akhlakul karimah, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa," ujarnya.

Ia juga berharap lulusan Yayasan Wali Songo Sukajadi dapat terus melanjutkan pendidikan, meningkatkan kapasitas diri, dan menjaga nama baik almamater di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi wisuda akhirussanah santri dan santriwati dari berbagai jenjang pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para lulusan Yayasan Wali Songo Sukajadi dapat menjadi generasi yang religius, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.