Tanggamus, MTsN 2 (Humas) — Paradinei merupakan materi pokok pembelajaran Bahasa Lampung jenjang SMP/MTs pada kelas 9, Paradinei dikenal di lingkungan masyarakat Lampung berdialek O atau Paghadini yang dikenal di lingkungan masyarakat berdialek A merupakan sastra lisan berbentuk puisi yang digunakan dalam upacara penyambutan tamu pada saat berlangsungnya pesta pernikahan secara adat.
Untuk itu, Jumat (2/1) guru Bahasa Lampung kelas 9 MTsN 2 Tanggamus, Siti Tiara Ulfa S.Pd mengadakan praktek pesta pernikahan secara adat dengan memakai Paradinei didalam acara tersebut, dikelas 9 billingual pada pukul 08.00 WIB di aula MTsN 2 Tanggamus.
Siti Tiara Ulfa S.Pd selaku guru Bahasa Lampung menyampaikan kepada tim humas mengenai praktek upacara adat pernikahan yang memakai paradenie pada proses berlangsungnya acara
“Tujuan praktek paradinei ini yaitu agar murid dapat memahami materi yang disampaikan guru demi keberlangsungan proses belajar mengajar dimadrasah.” ucap Ulfa
“Harapannya semoga murid murid dapat memahami makna dari Paradinei khususnya dalam acara pernikahan adat lampung dan dapat mengimplementasikannya di kehidupan bermasyarakat khususnya adat Lampung.” harap Ulfa
Di tempat yang sama Nurzaman, S.Ag, M.Pd selaku kepala MTsN 2 Tanggamus mengapresiasi praktek upacara adat pernikahan dengan menggunakan Paradinei pada proses berlangsungnya acara
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan praktek upacara adat pernikahan yang dilakukan ibu Ulfa dalam proses pembelajaran hari ini.” ucap Nurzaman
“Karena pada dasar peserta didik ini membutuhkan suasana yang menyenangkan dalam proses belajar mengajar, ketika guru hanya mengunakan ceramah saja dikelas tingkat kebosanan siswa akan meningkat, tetapi kalau di variasi praktek seperti ini InsyaAllah siswa senang dan materi kan tersampaikan kepada siswa.” lanjut Nurzaman
“Semoga metode yang diterapkan ibu Ulfa ini akan diterapkan disetiap tahunnya, dan memberikan motivasi kepada guru lain untuk berinovasi pada setiap proses pembelajaran di kelas.” imbuh Nurzaman (Idef/Anggithya)
