Bandar Lampung MIN 1 (Humas) --- Suasana istirahat di MIN 1 Bandar Lampung kini tampak lebih seru dan edukatif. Jika biasanya siswa berlarian di halaman atau bercengkerama di kantin dan berbincang sesama siswa, kini banyak di antara mereka yang justru memilih mengasah otak melalui permainan catur.
Di beberapa sudut madrasah, terlihat pasangan siswa duduk berhadapan dengan wajah penuh konsentrasi, menjalankan langkah-langkah bidak dengan hati-hati. Tepuk tangan kecil dan sorakan ringan terdengar setiap kali salah satu pemain berhasil membuat langkah cerdas.
“Seru banget! Kita jadi belajar berpikir cepat, tapi tetap sabar. Kadang kalah, tapi jadi semangat buat belajar strategi baru,” ujar Fahri, siswa kelas VI yang rutin bermain catur setiap jam istirahat.
Waka Kesiswaan MIN 1 Bandar Lampung, Roni, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan positif tersebut. Menurutnya, bermain catur dapat menjadi media pembelajaran karakter dan berpikir kritis di luar kelas.
“Kami sangat mendukung aktivitas seperti ini. Catur bukan hanya permainan, tapi juga latihan kesabaran, konsentrasi, dan kemampuan menyusun strategi. Ini sangat baik untuk membentuk pola pikir dan kepribadian siswa,” ungkap Roni.
Kepala MIN 1 Bandar Lampung juga memberikan dukungan penuh terhadap semangat siswa yang mampu memanfaatkan waktu istirahat dengan kegiatan yang bernilai positif. “Madrasah adalah tempat tumbuhnya generasi yang cerdas dan berkarakter. Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar bahwa belajar tidak selalu harus di dalam kelas,” ujarnya.
Kini, papan catur menjadi pemandangan menarik setiap jam istirahat di MIN 1 Bandar Lampung. Dari permainan sederhana itu, para siswa belajar banyak hal — berpikir sebelum bertindak, menghargai lawan, dan menikmati proses belajar dengan cara yang menyenangkan. (Gapian/Mushollin)
Editor: Fadilah
