Pesawaran (Humas) – Bulan ramadan merupakan bulan yang penuh kasih sayang dari Allah SWT, dimana setiap amal kebaikan yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya. Demikian disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Negeri Katon, Syukur Salim, yang memberikan tausiyah penuh makna setelah pelaksanaan shalat zuhur di Masjid Al-Ikhlas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Rabu, 5 Maret 2025.
Di hadapan ASN Kemenag
Pesawaran sebagai jemaah masjid Al Ikhlas dan masyarakat umum, Ia menekankan,
"Bulan ramadan adalah bulan yang penuh dengan kesempatan untuk mendapatkan
pahala yang luar biasa besar. Setiap amal kebajikan dilipatgandakan, doa kita
dikabulkan, dan dosa kita, jika bertaubat, akan diampuni. Ini adalah wujud
kasih sayang Allah yang sangat besar."
Lebih lanjut, Syukur Salim
menjelaskan bahwa ramadan disebut sebagai "Rajanya Bulan" karena di
bulan ini, Al-Quran diturunkan sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.
"Jangan lewatkan kesempatan untuk mengkhatamkan Al-Quran selama Ramadan
ini. Ini adalah waktu yang sangat istimewa untuk mendekatkan diri kepada
Allah," tambahnya.
Tausiyah ini juga
mengingatkan jamaah tentang malam lailatul qadar, yang diyakini sebagai malam
yang lebih baik daripada seribu bulan. "Malam lailatul qadar sangat
istimewa. Kita harus mencarinya dari awal hingga akhir ramadan, dengan
meningkatkan ibadah dan berdoa kepada Allah," ujarnya.
Syukur Salim juga
mengingatkan pentingnya mengambil pelajaran dari bulan ramadan untuk melatih
kesabaran dan menahan diri. "Ramadan adalah waktu yang tepat untuk melatih
diri kita, menahan nafsu, dan menanamkan keikhlasan dalam setiap amal yang kita
lakukan," ungkapnya.
Tausiyah ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang makna ramadan, serta mengajak jamaah untuk memanfaatkan bulan suci ini sebaik mungkin dalam beribadah, memperbanyak doa, dan memperbaiki diri. (Sinta/Bagus/Irfan)
Editor : Fadilah