Search

Bahas Strategi dan Arah Kebijakan serta Program Kerja Tahun 2025, Kanwil Kemenag Lampung Gelar Rakorpim

bahas-strategi-dan-arah-kebijakan-serta-program-kerja-tahun-2025-kanwil-kemenag-lampung-gelar-rakorpim
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung (Humas) — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) untuk membahas strategi dan arah kebijakan serta program kerja tahun 2025. Rapat yang berlangsung di Aula Pepadun ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo, Jum’at (10/1).

Dalam sambutannya, Puji Raharjo menyampaikan Rakorpim ini dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sepanjang Tahun 2025, serta untuk menerjemahkan visi Kementerian Agama, pesan Menteri Agama, dan Perjanjian Kinerja Tahun 2025. Ia juga menekankan pentingnya pengimplementasian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menjadi pedoman bagi Kanwil Kemenag Lampung dalam menjalankan tugasnya.

“Kita bekerja di Tahun 2025 ini pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di masa pemerintah ini terdapat Program Kerja yang bernama Asta Cita. Sebagai perpanjangan Kementerian Agama, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung harus menjalankannya dan asta cita inilah yang harus menjadi deadline kita dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai ASN Kementerian Agama,” kata Kakanwil.

“Oleh karena itu, Saya meminta seluruh unit kerja pada Kanwil Kemenag Lampung untuk memecah (break down) perjanjian kinerja dan memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan mendukung visi dan misi Kementerian Agama. Anggaran harus digunakan dengan tepat, jangan sampai pengalokasian anggaran tidak mendukung tujuan yang telah ditetapkan oleh Presiden," pintanya.

Puji menyoroti pentingnya integrasi program Asta Cita, terutama pada poin kedelapan yang menekankan memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Ia menjelaskan Visi Kemenag adalah Terwujudnya masyarakat yang cerdas dan maslahat Menuju Indonesia Emas 2045. Sedangkan misinya antara lain meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama yang moderat dan berorientasi pada kemaslahatan, meningkatkan layanan keagamaan yang merata, berkualitas, adil dan inklusif, meningkatkan fungsi dan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, berdaya saing dan kemampuan kerja, serta meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).

“Tujuan Kementerian Agama Tahun 2025-2029 yaitu Peningkatan kualitas umat beragama dalam memahami dan menjalankan ajaran agama secara moderat dan kerukunan umat beragama untuk kemaslahatan bangsa,” jelasnya.


Dalam kesempatan ini, Puji juga menyampaikan delapan pesan penting dari Menteri Agama Nasaruddin Umar yang merupakan adaptasi dari Asta Cita Presiden.. Beberapa poin utama meliputi Internalisasi Nilai Agama. Salah satu misi Kementerian Agama adalah meningkatkan kualitas kehidupan beragama yang diwujudkan dengan internalisasi nilai-nilai agama. Semakin dekat pemeluk dengan ajaran agamanya, maka akan mewujud dalam karakter dan akhlak mulia. Semakin dekat pemeluk dengan nilai agamanya, kehidupan akan makin religius, rukun, toleran, dan damai.

“Langkah yang disiapkan antara lain penguatan pendidikan agama dan keagamaan, kembangkan kurikulum berbasis cinta karena semua agama ajarkan kebaikan, pembinaan bimbingan perkawinan dan keluarga maslahat, penguatan pembinaan umat beragama dalam kepenyuluhan, insersi kurikulum keagamaan dalam beragam program kediklatan dan pengembangan SDM,” ujarnya.

Kedua, Internasionalisasi Praktik Kerukunan, menjadikan Indonesia sebagai kiblat kerukunan dunia. Presiden Prabowo ingin Indonesia go internasional menjadi kiblat kerukunan dunia. Indonesia merupakan negara berpendudu muslim terbesar yang diakui dunia dalam toleransi, moderat, dan kerukunan umat. Sudah waktunya Indonesia mengambil peran di tengah dinamika masyarakat global. Karena itu Kemenag berkontribusi penting dalam merawat kerukunan umat dengan upaya intensifikasi melalui kampanye nilai, kearifan lokal, dan budaya penopang kerukunan umat di Indonesia, melanjutkan penguatan Moderasi Beragama, dan mainstreaming Keluarga Maslahah.

Ketiga, Integritas Aparatur dan Reformasi Birokrasi yaitu mengoptimalkan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Keempat, Integrasi Sistem Informasi dengan meningkatkan efisiensi melalui layanan berbasis teknologi. Kelima, Transisi Kelembagaan dengan Menyelaraskan tugas dengan pembentukan BPJPH dan BP Haji. Keenam, Sukses Haji 2025. Memastikan pelaksanaan ibadah haji yang lebih baik. 

“Penyelenggaraan haji 2025 harus dipersiapkan matang hingga berjalan lebih aman, lebih nyaman, dan lebih sukses. Sukses penyelenggaraan haji tidak semata pada aspek ibadah jemaah, tapi juga berdampak pada ekonomi umat,” terang Kakanwil. 

Selajutnya, Penuntasan PPG. Peningkatan kualitas guru pendidian agama dan keagamaan menjadi salah satu konsen Kemenag. Salah satunya, memberikan pendidikan profesi guru (PPG) guna mencetak guru profesional di lembaga pendidikan agama dan keagamaan. Kedelapan, Kawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu program prioritas Presiden Prabowo adalah makan bergizi gratis (MBG) bagi anak sekolah dan ibu hamil. “Partisipasi Kemenag dalam pemberian Makan Bergizi Gratis bagi jutaan siswa dan santri binaan akan berkontribusi dalam pencegahan stunting, mencetak generasi berkualitas, dan mewujudkan keluarga maslahah,” ungkapnya.

Puji mengungkapkan bahwa alokasi anggaran 2025 mengalami kenaikan, bersumber dari Anggaran Rupiah Murni (RM), Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). “Alokasi tertinggi pada Unit Sekretariat Jenderal sebesar 65,44%, terutama untuk belanja pegawai ASN. Sementara anggaran terendah, 0,17%, berada pada Unit Bimbingan Masyarakat Kristen,” jelas Puji.

Kepala Bagian Tata Usaha Marwansyah dalam laporannya menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Pimpinan ini dilaksanakan dengan tujuan mengevaluasi capaian kinerja Kanwil Kemenag Lampung pada tahun 2024, menyusun rencana strategis tahun 2025 yang selaras dengan prioritas nasional, termasuk implementasi Asta Cita dan arahan Menteri Agama, dan mengoptimalkan koordinasi antarunit kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Lampung guna meningkatkan pelayanan publik di bidang keagamaan, serta menertejemahkan Perjanjian Kinerja Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung sehingga muncul program kerja, kendala-kendala yang dihadapi, dan mencari solusi terhadap kendala tersebut.

“Dari pelaksanaan Rakorpim ini, diharapkan tercapainya beberapa hal berikut terwujudnya keselarasan visi dan misi antarunit kerja dalam mendukung program prioritas nasional dan daerah, teridentifikasinya tantangan dan solusi untuk pelaksanaan program kerja tahun 2025, dan terumuskannya strategi implementasi yang tepat untuk meningkatkan kualitas layanan publik di lingkungan Kemenag Lampung,” harapan Marwansyah.(Anggithya/Abdul Azis/Baihaqi)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil