Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Beberapa Madrasah di Lampung Resmi Dinegerikan, Kakanwil Kemenag Beri Apresiasi

Senin, 30 September 2024 Fadilah
Beberapa Madrasah di Lampung Resmi Dinegerikan, Kakanwil Kemenag Beri Apresiasi
Fadilah
Fadilah

Lampung, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo, menyampaikan ucapan selamat kepada sejumlah madrasah di Lampung yang baru saja dinegerikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Pernyataan ini disampaikan Puji saat memberikan arahan dalam apel pagi di halaman Kantor Kemenag Lampung, Senin (30/9/2024).

"Saya, selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas dinegerikannya lima madrasah di wilayah kita. Ini adalah pencapaian yang membanggakan sekaligus amanah besar. Sekali lagi, selamat untuk kita semua," ujar Puji.

"Selamat kepada MTs Negeri 1 Pesisir Barat, MTs Negeri 2 Mesuji, MTs Negeri 2 Tulang Bawang, MTs Negeri 3 Pringsewu, dan MIN 1 Lampung Tengah. Dengan status baru ini, kami berharap madrasah-madrasah tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi Kementerian Agama," lanjutnya.


Puji berharap dengan dinegerikannya madrasah-madrasah ini, beberapa aspek dapat ditingkatkan, yaitu:

1.      Peningkatan Mutu Pendidikan
Madrasah sebagai lembaga pendidikan yang bernafaskan nilai-nilai Islam harus terus berupaya meningkatkan mutu pendidikannya. Dengan status negeri ini, diharapkan madrasah-madrasah tersebut mampu memberikan pendidikan yang lebih baik, sejalan dengan standar nasional dan internasional.

2.      Penguatan Karakter dan Moral Peserta Didik
Sebagai lembaga pendidikan agama, madrasah memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia. Puji berharap madrasah yang baru dinegerikan ini menjadi teladan dalam membina generasi muda yang berintegritas, beriman, dan bertakwa.

3.      Pengembangan Inovasi dan Kreativitas
Dengan status sebagai madrasah negeri, Puji berharap inovasi dan kreativitas terus berkembang. Guru dan tenaga pendidik diharapkan lebih semangat menggali potensi, baik dalam metode pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler, sehingga peserta didik dapat berkembang secara maksimal.

4.      Peningkatan Kerja Sama dengan Komunitas dan Dunia Usaha
Madrasah diharapkan memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, industri, dan komunitas lokal. Ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta memberi kesempatan kepada peserta didik untuk terjun langsung ke dunia kerja.

5.      Kemandirian dan Profesionalisme
Dinegerikannya madrasah diharapkan meningkatkan profesionalisme seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. Kemandirian dalam pengelolaan madrasah, baik dari segi administrasi maupun akademik, juga harus terus dipupuk agar madrasah dapat bersaing dan unggul di tingkat nasional.

Pada kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag Lampung menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Alifah, selaku Ketua Tim Humas dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kemenag Lampung. Dalam ajang bergengsi Policy Brief tingkat nasional yang diadakan di Bali, Ketua Tim Humas berhasil meraih juara pertama, mengungguli peserta dari berbagai daerah.

"Ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan bagi kita semua, khususnya Kementerian Agama Provinsi Lampung. Semoga prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya untuk terus berinovasi dan berkarya," ujarnya.

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Puji Raharjo mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama untuk menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis.

"Sebagai abdi negara, ASN memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas. Saya berharap seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama dapat memegang teguh prinsip netralitas dalam Pilkada ini. Netralitas adalah kewajiban yang harus kita junjung tinggi. Jangan sampai ada ASN yang terlibat dalam politik praktis atau memihak salah satu calon. Hal ini penting demi menjaga kredibilitas institusi dan kepercayaan masyarakat kepada kita," tegas Puji. (Fadilah/Rizki)