Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Tulang Bawang H. A. Jalaluddin, S.Ag., M.Kom.I memberikan materi pada Pelatihan
Penggerak Penguatan Moderasi Beragama Tenaga Administrasi Angkatan III, dan
Penggerak Penguatan Moderasi Beragama Tenaga Teknis Pendidikan Angakatan V di
Wilayah Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang yang
dilaksanakan di Aula Gedung PLHUT, Senin (27/05/2024).
Pelatihan
tersebut berlangsung selama 6 (enam) hari yaitu 27 Mei s/d 1 Juni 2024 yang diikuti sebanyak 70 peserta diantaranya 35 peserta Tenaga
Administrasi Angakatan III dan 35 Tenaga Pendidikan Angkatan V.
Jalaluddin
dalam materinya menjelaskan tentang Visi, Misi dan Nilai Dasar Kementerian
Agama, dimana hal tersebut dapat diartikan sebagai suatu indikator untuk mendorong seluruh SDM Kementerian Agama
agar menjadi manusia yang memiliki integritas, etos kerja yang baik displin dan
semangat gotong-royong.
“Sesuai visi Kementerian Agama ditetapkan merujuk pada visi
Presiden dan Wakil Presiden tahun 2020-2024 yaitu “Terwujudnya Indonesia Maju yang
Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian, Berlandaskan Gotong Royong” dan
mempertimbangkan hasil capaian kinerja 5 tahun terakhir, potensi dan permasalahan yang
dihadapi, serta aspirasi masyarakat,” ucap Jalaluddin.
“Visi
Kementerian Agama Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam
membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan
Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong
royong,” jelasnya.
“Sehingga
dalam mewujudkan Visi Misi Kementerian
Agama para pimpinan akan menjadi pelopor
untuk mendorong seluruh SDM Kementerian Agama agar memiliki integritas, loyalitas,
etos kerja yang baik dan gotong royong,” tandasnya.
Dengan
demikian Visi, Misi dan Nilai Dasar bagi ASN bertujuan untuk membangun budaya
kerja yang Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan.
Sedangkan Misi Kementerian Agama adalah meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama, memperkuat moderasi beragama dan kerukunan umat beragama, meningkatkan layanan keagamaan yang adil, mudah dan merata, meningkatkan layanan pendidikan yang merata dan bermutu, meningkatkan produktivitas dan daya saing pendidikan dan memantapkan tatakelola kepemerintahan yang baik (Good Governance).
“Melalui Kementerian Agama, negara memberikan pelayanan kepada seluruh umat agama.” kata Jalaluddin.
Dalam pemaparannya Jalaluddin menekankan pentingnya 7 program Kementerian Agama dalam Pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama, yakni Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Revitalisasi KUA, Kemandirian Pesantren, Cyber Islamic University, Religiostry Index dan Tahun Kerukunan Beragama.
Jalaluddin
menambahkan salah satu outlook Kementerian Agama adalah memenangkan pertarungan digital. "Saya
mengajak agar para ASN Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang untuk dapat
memenangkan pertarungan digital. Kerena Kementerian Agama dituntut untuk terus meningkatkan
layanan digitalisasi untuk menjangkau masyarakat lebih luas dan tetap menjadi
garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai keagamaan yang moderat dan
mendorong harmoni antar umat beragama. (dody)