Way Kanan, KUA Baradatu (Humas) - - Suasana Masjid Nurul Huda Kampung Mekar Asri, Kecamatan Baradatu, nampak berbeda, suasana meriah khidmad penuh edukasi ratusan jamaah antusias menyambut kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Baradatu, Shofyan Fandi. Hal ini dalam rangka Maulid Nabi Muhammad Saw. Jum'at, (20/09).
Banyak rangkaian acara, diawali
dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan
sholawat Nabi, serta Khataman Al-Qur’an oleh jamaah.
Dengan tema yang bertajuk“Jadikan
Nabi Muhammad Saw Sosok yang Istimewa di Hatimu Penyuluh Agama Islam Fenomenal
asal Baradatu ini menegaskan bahwa setiap muslim harus menempatkan Rasulullah
Saw bukan hanya sebagai teladan, tetapi juga sebagai sosok yang dicintai,
dihormati, dan dirindukan dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu, menurutnya kecintaan
kepada Nabi Muhammad Saw tidak cukup hanya sebatas lisan, tetapi harus
diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan pengamalan ajaran Islam yang dibawa
beliau.
“Dengan menjadikan Nabi Muhammad Saw
istimewa di hati, kita akan lebih mudah mengikuti sunnahnya, meneladani
akhlaknya, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt,” ujar Shofyan dihadapan
jamaahnya.
Jamaah Majelis Taklim Nurul Huda
menyambut baik materi yang disampaikan. Mereka merasa bimbingan ini memberi
motivasi untuk semakin memperkuat iman dan memperbaiki akhlak dengan menjadikan
Rasulullah Saw sebagai panutan utama.
"Alhamdulillah dengan pengajian
ini kami merasakan begitu besar perjuangan Rosulullah dalam mengemban amanah
dakwah, Mudah-mudahan kita sebagai ummatnya ini mendapatkan syafaatnya di
yaumil qiamah kelak," Ujar salah satu jamaah saat dikonfirmasi.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah Swt senantiasa memberikan keberkahan dan meneguhkan cinta kepada Nabi Muhammad Saw di dalam hati setiap muslim. (Ira/Oksi/Dhany)
Editor : Fadilah
